Aksi UKM dan Tawaran Beasiswa Penuh Turut Ramaikan Expose UIN Jakarta 2026
Auditorium Harun Nasution, Berita Kemahasiswaan Online - UIN Jakarta kembali menggelar UIN Jakarta Expose 2026 pada Rabu (11/02/2026) di Auditorium Harun Nasution. Kegiatan bertajuk “Discover Your Path: Be Part of UIN Jakarta” ini dihadiri lebih dari dua ribu peserta yang datang dari berbagai sekolah, madrasah, dan pondok pesantren di sekitar Jabodetabek.
Acara dibuka oleh Rektor UIN Jakarta, Prof. Asep Saepudin Jahar, M.A., Ph.D., didampingi Wakil Rektor Bidang Akademik Prof. Dr. Ahmad Tholabi Kharlie, S.Ag., S.H., M.H., M.A., Kepala Biro Administrasi Akademik, Kemahasiswaan, dan Kerja Sama (AAKK), Kepala Pusat Informasi dan Humas (PIH) Dr. Sri Ilham Lubis, Lc. M.Pd., serta sejumlah pejabat UIN Jakarta lainnya.
Pada kesempatan tersebut, Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) yang berkesempatan memeriahkan acara adalah Marching Band dengan atraksi musikal yang energik, Paduan Suara Mahasiswa (PSM) dengan harmonisasi vokal yang indah, UKM Bahasa FLAT dengan pertunjukan teatrikal bahasa asing, serta grup musik dari Komunitas Musik Mahasiswa Ruang Inspirasi Atas Kegelisahan (KMM-RIAK) yang semakin membuat suasana di Auditorium Harun Nasution kian meriah.
Sesi acara berlanjut ke pemaparan peluang beasiswa yang dikupas secara mendalam. Sesi ini menghadirkan empat narasumber dari lembaga penyedia beasiswa nasional maupun internal kampus.
Pemaparan pertama disampaikan oleh Tri Susilo dari Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP). Dalam presentasinya, ia memperkenalkan Beasiswa Garuda, sebuah skema baru untuk jenjang S-1.
“Mulai sekarang bangun profil diri kalian. LPDP tidak hanya mencari yang pintar secara akademik, tetapi juga yang memiliki jiwa kepemimpinan dan prestasi nonakademik,” ujarnya pada Rabu (11/02/2026)
Sesi berlanjut dengan paparan dari Ilman Faqih, perwakilan Baznas RI. Ia menjelaskan program Beasiswa Cendekia Baznas yang menyasar mahasiswa yang dirasa kurang mampu (mustahik) untuk ditransformasikan menjadi pemberi zakat (muzaki). Beasiswa ini mencakup subsidi Uang Kuliah Tunggal hingga empat juta per semester, bantuan riset, serta program pembinaan intensif.
Antusiasme peserta semakin tinggi saat Kepala Pusat Pembiayaan Pendidikan Kemenag RI, Dr. Ruchman Basori, memaparkan Beasiswa Indonesia Bangkit (BIB). Program ini menawarkan pembiayaan penuh yang mencakup biaya pendidikan, biaya hidup bulanan, asuransi kesehatan, hingga biaya penyelesaian skripsi.
“Jangan takut bermimpi hanya karena biaya, Kemenag sudah menyiapkan skema pembiayaan penuh bagi putra-putri terbaik bangsa, baik untuk kuliah di dalam negeri maupun luar negeri,” pungkasnya.
Sebagai penutup sesi pemaparan beasiswa, Dr. Zakiyah Nisa dari Social Trust Fund (STF) UIN Jakarta memperkenalkan filantropi berbasis dana sosial internal kampus. STF menawarkan delapan kategori beasiswa, mulai dari kategori prestasi, kemanusiaan (untuk korban bencana), hingga beasiswa khusus Prof. Azyumardi Azra untuk mahasiswa program studi Sejarah.
Acara bersambung ke sesi talkshow inspiratif bersama dua alumni UIN Jakarta, yakni Rinaldi Nur Ibrahim (Founder Youth Ranger Indonesia) dan Rian Fahardi (Presiden Gen Z). Keduanya berbagi pengalaman mengenai bagaimana keaktifan di organisasi sampai bagaimana lingkungan kampus mendukung pembentukan karakter mahasiswa.
Rangkaian acara ditutup dengan kunjungan para siswa ke puluhan stan UKM yang tersebar di area acara. Selain stan UKM, ada pula stan dari Biro AAKK yang turut meramaikan acara, para siswa tampak antusias berkonsultasi langsung untuk menggali informasi lebih dalam mengenai pengembangan minat dan bakat di UIN Jakarta.
Reporter: Adam Nur Fadhilah| Fotografer:Lulu Khoirun Nisa| Editor: Laila Nurrahma| Publisher: Muhammad Naufal
Dokumentasi:









