Aktif di Riak, Wisudawan Daffa Temukan Bekal Manajemen dan Kepemimpinan di Luar Kelas
Aktif di Riak, Wisudawan Daffa Temukan Bekal Manajemen dan Kepemimpinan di Luar Kelas

Gedung Kemahasiswaan, Berita Kemahasiswaan Online - Berawal dari keinginan mengembangkan kemampuan bermusik, Daffa Aiman Fahar menemukan ruang pengembangan diri yang lebih luas di Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Komunitas Musik Mahasiswa Ruang Inspirasi Atas Kegelisahan (KMM RIAK) UIN Jakarta. Melalui UKM ini, wisudawan ke-140 Program Studi (Prodi) Manajemen angkatan 2021 ini tidak hanya mengasah kemampuan di bidang musik, tetapi juga mengembangkan keterampilan kepemimpinan, manajemen, dan penyelenggaraan acara. 

Selama aktif di RIAK, Daffa dipercaya mengemban amanah sebagai sebagai Ketua Umum periode 2024-2025. Baginya, pengalaman berorganisasi menjadi salah satu bagian penting dalam proses pembentukan karakter dan pengembangan kompetensi selama menempuh pendidikan di UIN Jakarta. 

Menurut Daffa, mahasiswa perlu aktif dalam kegiatan akademik maupun non-akademik sebagai bekal menghadapi jenjang kehidupan setelah lulus. Keterlibatan dalam berbagai aktivitas kampus dinilai mampu meningkatkan kepekaan terhadap peluang sekaligus membantu mencapai target yang ingin diraih selama masa perkuliahan.

“Sebagai bahan persiapan menuju jenjang selanjutnya yaitu dunia pekerjaan, aktif di bidang akademik ataupun non-akademik bisa membuat kita lebih peka terhadap peluang-peluang yang ada disekitar. Dengan menjadi mahasiswa yang aktif, kita bisa lebih mudah menggapai target yang ingin dicapai selama perkuliahan,” ujar Daffa saat diwawancarai melalui WhatsApp pada Sabtu (6/6). 

Ketertarikannya terhadap dunia musik menjadi alasan utama dirinya bergabung dengan RIAK. Namun, seiring berjalannya waktu, Daffa menyadari bahwa RIAK menawarkan pengalaman yang jauh lebih luas dibandingkan sekadar mengembangkan kemampuan bermusik. 

Melalui berbagai program dan kegiatan yang dijalankan, Daffa berkesempatan memahami siklus industri musik secara lebih menyeluruh. Ia tidak hanya belajar menjadi penampil di atas panggung, tetapi juga mengenal proses produksi di balik layar, pengelolaan organisasi hingga penyelenggaraan berbagai kegiatan dan pertunjukkan. 

“Di RIAK saya bisa lebih banyak mengeksplorasi industri musik, baik  yang berada di depan layar sebagai performer atau musisi maupun yang berada di balik layar dalam proses produksi. Kami juga belajar mengelola organisasi dan menjalankan berbagai event,” ungkapnya. 

Pengalaman tersebut membentuk berbagai keterampilan yang menurutnya relevan dengan kebutuhan dunia profesional. Selain meningkatkan kemampuan musikalitas, Daffa juga memperoleh keterampilan manajemen, administrasi, komunikasi, serta penanganan acara yang dapat diterapkan di berbagai bidang pekerjaan. 

Di balik berbagai pengalaman yang diperoleh, Daffa mengakui bahwa membagi waktu antara kuliah dan organisasi menjadi tantangan tersendiri. Meski demikian, ia memandang tantangan tersebut sebagai proses pembelajaran yang membantunya mengasah kemampuan mengatur prioritas dan mengelola tanggung jawab. 

“Membagi waktu adalah salah satu tantangan yang mungkin dirasakan oleh semua mahasiswa yang kuliah sekaligus berorganisasi. Namun, hal itu justru menjadi kesempatan untuk belajar membuat dan mengatur skala prioritas dari berbagai target yang ingin kita capai,” jelasnya. 

Sebagai wisudawan Prodi Manajemen, Daffa berharap ilmu yang diperoleh selama masa pekuliahan dapat diimplementasikan dalam dunia bisnis. Ia bercita-cita membangun usaha sendiri dan memanfaatkan berbagai pengetahuan yang telah dipelajari untuk mengembangkan bisnis yang akan dijalankannya di masa depan. 

Menutup wawancara, Daffa berpesan agar mahasiswa tidak berhenti mencari ilmu dan pengalaman dari berbagai sumber. Menurutnya, sikat terbuka terhadap pembelajaran baru menjadi salah satu kunci untuk terus bertumbuh dan berkembang. 

“Belajar sebanyak-banyaknya dari sumber apa pun yang ada di sekitar kita. Jadikan diri seperti gelas kosong yang selalu siap diisi dengan hal-hal baru. Setelah itu, kita bisa memilih mana yang kita sukai dan dapat memberikan dampak besar bagi kehidupan kita ke depan,” pungkasnya. 

Reporter: Mustika Pertiwi |Editor: Muhammad Naufal Waliyyuddin |Publisher: Muhammad Haikal Aby