Antusiasme Mahasiswa Warnai Ajang Voice Hunt UIN Jakarta 2026
Antusiasme Mahasiswa Warnai Ajang Voice Hunt UIN Jakarta 2026

Gedung Kemahasiswaan, Berita Kemahasiswaan Online — Ajang pencarian bakat menyanyi Voice Hunt 2026 UIN Jakarta yang diselenggarakan oleh UIN Syarif Hidayatullah Jakarta mendapat antusiasme dari mahasiswa. Kegiatan yang diselenggarakan di Ruang Diorama UIN Jakarta pada Senin dan selasa, 18–19 Mei 2026, dinilai menjadi wadah bagi mahasiswa untuk menyalurkan minat dan bakat di bidang seni, khususnya seni vokal. 

Salah satu peserta Voice Hunt 2026 UIN Jakarta, Zulfa Tri Lubna, mahasiswi Program Studi (Prodi) Hubungan Internasional, mengaku senang dengan hadirnya acara tersebut. Menurutnya, kegiatan seperti tersebut masih jarang diadakan di lingkungan kampus sehingga menarik minat banyak mahasiswa untuk ikut berpartisipasi.

“Kesan pertama aku seru, karena jarang sekali UIN mengadakan ajang seperti ini. Begitu ada acara ini menurutku bagus banget karena bisa menjadi wadah untuk minat bakat mahasiswa UIN Jakarta,” ujarnya, Senin (19/05).

Zulfa menilai antusiasme mahasiswa terhadap kegiatan nonakademik ini cukup tinggi. Ia mengatakan konsep kompetisi seperti Voice Hunt dapat menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk menunjukkan kemampuan yang dimiliki di luar bidang akademik.

Selain itu, Zulfa berharap UIN Jakarta dapat lebih sering menghadirkan kegiatan seni yang melibatkan mahasiswa lintas fakultas. Ia mencontohkan konsep festival seni seperti pasar seni yang mampu menampilkan berbagai pertunjukan seni modern maupun seni daerah.

“Menurutku UIN perlu mengadakan festival seni yang merangkul mahasiswa antar fakultas untuk tampil dengan performance yang berbeda-beda, baik seni daerah maupun seni modern,” katanya.

Hal serupa juga disampaikan Faza Imtihani, mahasiswi Prodi Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD). Ia menilai kegiatan seperti Voice Hunt sangat bermanfaat untuk membantu mahasiswa mengembangkan bakat yang dimiliki.

“Menurut saya acara nonakademik seperti Voice Hunt itu sangat bermanfaat, karena dapat mengembangkan minat dan bakat yang telah ada pada diri mahasiswa,” ujarnya, Senin (19/05).

Faza mengatakan suasana acara yang santai membuat peserta merasa nyaman untuk mengekspresikan diri. Menurutnya, meskipun berbentuk kompetisi, kegiatan tersebut tetap terasa seru dan tidak menegangkan bagi peserta.

“Yang membuat menarik dari acara ini adalah mahasiswa diberikan kesempatan untuk berekspresi dan menunjukkan bakat masing-masing. Meskipun kompetisi, acaranya tetap dibuat seru dan santai,” katanya.

Tak hanya itu, Faza juga mengaku senang dapat bertemu dengan peserta lain yang memiliki kemampuan bernyanyi dengan karakter suara yang berbeda-beda. Menurutnya, kegiatan nonakademik menjadi salah satu cara bagi mahasiswa untuk melepas penat dari aktivitas perkuliahan.

“Dengan adanya acara nonakademik seperti ini, mahasiswa bisa melupakan penatnya kuliah dengan mengikuti kegiatan yang mereka minati,” ungkapnya.

Ke depannya, Faza berharap UIN Jakarta dapat lebih sering menyelenggarakan kegiatan nonakademik kreatif, tidak hanya di bidang musik tetapi juga seni dan olahraga agar mahasiswa lebih aktif dan berkembang.

Reporter: Dinda Maulida |Editor: Muhammad Naufal Waliyyuddin |Publisher: Muhammad Haikal Aby