Asah Budaya Riset Mahasiswa, Fresh UIN Jakarta Gelar Program Kliset 2026
Asah Budaya Riset Mahasiswa, Fresh UIN Jakarta Gelar Program Kliset 2026

Gedung Kemahasiswaa, Arah Ormawa - Lembaga Otonom (LO) Fatahillah Researchers for Science and Humanity (Fresh) UIN Syarif Hidayatullah Jakarta menyelenggarakan program unggulannya, Klinik Riset (Kliset). Program bagi seluruh anggota dan pengurus ini resmi dimulai sejak April 2026 dan dirancang untuk memperkuat fondasi kepenulisan serta publikasi ilmiah mahasiswa di lingkungan kampus. 

Ketua Umum Fresh UIN Jakarta, Mustika Pertiwi, menegaskan, Kliset merupakan jantung atau program inti dari organisasi. Menurutnya, program ini menjadi fondasi utama dalam mengasah intelektualitas kader, mengingat identitas Fresh sebagai organisasi yang berfokus pada pengembangan riset dan kepenulisan ilmiah di lingkungan kampus.

"Fokus utama tahun ini adalah meningkatkan angka publikasi ilmiah. Kliset hadir untuk memberikan pemahaman dan melatih keterampilan riset anggota Fresh agar sesuai dengan marwah Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya di bidang penelitian," ujar Mustika,  Rabu (06/05/2026).

Lebih lanjut, Mustika menjelaskan adanya inovasi signifikan pada kepengurusan tahun ini. Jika sebelumnya kelas sering digabung atau dilakukan secara daring, tahun ini Kliset dilaksanakan sepenuhnya secara luring (offline) dengan pemisahan kelas yang lebih tegas antara jenjang Intermediate dan Advance.

"Kami juga menjalin kerja sama strategis dengan Perpustakaan Pusat UIN Jakarta, di mana untuk level Advance, pengajarnya langsung dari Kepala Perpustakaan. Harapannya, apa yang dipelajari dapat menjadi pengembangan diri yang bisa ditebarkan manfaatnya ke orang banyak," tambah Mustika.

Menyambung hal tersebut, Ketua Divisi Pendidikan dan Penelitian, Nurul Khusna Fudola, menjelaskan teknis program Kliset yang direncanakan berlangsung selama sepuluh pertemuan. Pihaknya telah menyusun kurikulum berbasis tingkat kemampuan peserta guna memastikan efektivitas pembelajaran.

"Sistem pembelajaran  dibagi menjadi tiga jenjang: Basic untuk anggota baru yang fokus pada esai ilmiah, Intermediate untuk pengurus tingkat 1 yang mulai masuk ke ranah jurnal nasional, dan Advance untuk pengurus tingkat 2 dengan target publikasi minimal jurnal Sinta 3 atau internasional," jelas Nurul, Rabu (07/05/2026).

Nurul menambahkan, lokasi pembelajaran dipusatkan di Kampus 1, menggunakan fasilitas seperti Ruang Uni Club, Aula Diorama, hingga Perpustakaan Pusat. Penggunaan modul pembelajaran dan pendampingan mentor yang lebih intensif menjadi pembeda utama Kliset tahun ini.

"Kemampuan riset sangat penting dibangun sejak dini agar mahasiswa tidak hanya menjadi konsumen informasi, tetapi juga mampu menghasilkan solusi berbasis data. Kami berharap Kliset menciptakan budaya akademik yang produktif dan melahirkan kader-kader peneliti yang mampu membawa nama baik organisasi maupun kampus di tingkat nasional hingga internasional," tutup Nurul.

Reporter: Ahmad Ivan Abid Nugroho |Editor: Muhammad Naufal Waliyyuddin |Publisher: Muhammad Haikal Aby

Dokumentasi:
fr2