Berani Bersaing, Mahasiswa PIPS UIN Jakarta Ukir Prestasi
Berani Bersaing, Mahasiswa PIPS UIN Jakarta Ukir Prestasi

Gedung Kemahasiswaan, Berita Kemahasiswaan Online – Mahasiswa UIN Jakarta kembali menunjukkan kiprah positif melalui berbagai prestasi akademik di tingkat nasional. Salah satunya ditorehkan oleh Muhammad Aprizal, mahasiswa Program Studi Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (PIPS) Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) semester empat dengan konsentrasi Sejarah, yang berhasil meraih Juara 2 Lomba Esai Sejarah Tingkat Nasional yang diselenggarakan oleh Universitas Airlangga pada 2025. Kompetisi tersebut diikuti mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia.

Aprizal menjelaskan bahwa keikutsertaannya berangkat dari niat untuk berani mencoba ajang kompetitif. Ia ingin menambah prestasi sekaligus membawa nama baik UIN Jakarta di tingkat nasional.

“Saya ingin membuktikan bahwa mahasiswa UIN Jakarta juga mampu bersaing dengan kampus-kampus besar,” ujarnya.

Dalam ajang tersebut, Aprizal berhasil lolos sebagai lima besar finalis nasional dan bersaing dengan mahasiswa dari Universitas Gadjah Mada (UGM), Universitas Diponegoro (UNDIP), Universitas Airlangga (UNAIR), serta Universitas Negeri Malang (UM). Ia mengikuti babak final secara langsung di Surabaya, yang menjadi pengalaman pertamanya mengikuti kompetisi nasional secara luring.

Pada sesi presentasi, Aprizal membawakan esai berjudul Cicero Gugat Populisme Modern: Integrasi Honestum–Utile Selamatkan Demokrasi dari Runtuh. Ia membuka presentasi dengan orasi untuk memperkuat penyampaian gagasan.

“Awalnya saya merasa minder melihat latar belakang finalis lain,” tuturnya. Namun, ia mencoba fokus pada tujuan awal mengikuti lomba hingga akhirnya berhasil meraih posisi juara dua. Prestasi tersebut menjadi capaian penting dalam perjalanan akademiknya.

Selain di bidang esai, Aprizal juga menorehkan prestasi lain. Ia meraih Juara 1 Lomba Poster Publik Tingkat Nasional yang diselenggarakan oleh UIN Gusdur Pekalongan pada 2025. Pada tahun yang sama, ia juga memperoleh Juara 2 Lomba Video Dokumenter Sejarah Tingkat Nasional yang diselenggarakan oleh Universitas Negeri Riau.

Ketertarikan Aprizal terhadap dunia menulis telah tumbuh sejak masa SMA. Pengalaman mengikuti lomba dan tugas akademik mendorongnya mengembangkan kemampuan berpikir kritis dan penulisan ilmiah.

Rangkaian capaian akademik tersebut tidak hanya mengantarkan Aprizal meraih prestasi nasional, tetapi juga berkontribusi pada keberhasilannya menjadi awardee Beasiswa KSE tahun 2024. Di luar aktivitas akademik, ia aktif berorganisasi di lingkungan jurusan dan dipercaya menjadi Ketua Pelaksana Perlombaan INNECTION 2026 Tingkat Nasional yang diselenggarakan oleh mahasiswa Program Studi PIPS UIN Jakarta. Menurutnya, keseimbangan antara capaian akademik dan keaktifan nonakademik menjadi faktor penting dalam proses seleksi beasiswa. Untuk menjaga keseimbangan tersebut di tengah padatnya aktivitas, ia menerapkan metode Eisenhower Matrix dalam memilah prioritas akademik dan pengembangan diri.

Aprizal memberikan pesan kepada mahasiswa agar tidak ragu memulai langkah dan mencoba hal baru.
“Tidak harus langsung menjadi yang terbaik, yang terpenting berani ikut dan belajar,” tutupnya.

Reporter: Rakhma Imamatul Ummah | Fotografer: Narasumber | Editor: Geri Maulana Saputra

Dokumentasi:
5-Beasiswa-RZ

4-Beasiswa-RZ

3-Beasiswa-RZ

2-Beasiswa-RZ