Berawal dari Tugas Kuliah, Mahasiswa UIN Jakarta Ukir Prestasi Publikasi Jurnal SINTA
Berawal dari Tugas Kuliah, Mahasiswa UIN Jakarta Ukir Prestasi Publikasi Jurnal SINTA

Gedung Kemahasiswaan, Berita Kemahasiswaan Online Prestasi membanggakan kembali ditorehkan mahasiswa UIN Jakarta. Salsabila Azahra, mahasiswa Program Studi (Prodi) Manajemen Pendidikan (MP) Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) semester delapan, berhasil menerbitkan 15 artikel ilmiah di jurnal nasional, dengan 12 di antaranya terindeks SINTA.

Salsabila mengungkapkan, ketertarikannya pada dunia kepenulisan ilmiah bermula sejak 2022. Awalnya, penulisan artikel jurnal dilakukan untuk memenuhi tugas akhir mata kuliah Bahasa Indonesia yang dikerjakan secara berkelompok di bawah bimbingan dosen pengampu, Syihaabul Hudaa, M.Pd. Melalui proses tersebut, Salsabila mulai memahami teknis dan sistematika penulisan artikel jurnal, yang kemudian menumbuhkan minatnya untuk mendalami publikasi ilmiah secara mandiri.

“Melalui bimbingan tersebut, saya mulai memahami teknis dan sistematika penulisan artikel jurnal. Dari situ muncul ketertarikan untuk mendalami publikasi ilmiah secara mandiri,” ujarnya.

Seiring berjalannya waktu, motivasi menulis jurnal tidak lagi sebatas tuntutan akademik. Menurutnya, artikel ilmiah memiliki manfaat yang lebih luas sebagai sarana penyebaran gagasan dan kontribusi terhadap pengembangan ilmu pengetahuan. Hingga saat ini, artikel yang dipublikasikan Salsabila tersebar di berbagai peringkat jurnal, mulai dari SINTA 5, SINTA 4, SINTA 3, hingga SINTA 2. Seluruh publikasinya dapat diakses melalui akun Google Scholar atas nama Salsabila Azahra, yang telah mencatat 164 sitasi dari berbagai peneliti.

Dalam penulisannya, Salsabila banyak mengangkat isu-isu di bidang pendidikan, khususnya manajemen pendidikan, seperti implementasi kurikulum, kepemimpinan pendidikan, pengelolaan lembaga pendidikan, hingga evaluasi program pendidikan. Topik tersebut selaras dengan latar belakang keilmuannya.

Terkait proses publikasi, ia menjelaskan bahwa penulisan artikel dilakukan secara sistematis, mulai dari penentuan topik, pemilihan jurnal tujuan, hingga penyesuaian dengan gaya selingkung masing-masing jurnal. Setelah melalui tahap submit, artikel akan di-review dan direvisi sesuai masukan reviewer hingga dinyatakan layak terbit.

“Tantangan terbesar adalah mengatur waktu antara kegiatan akademik dan penulisan artikel jurnal, serta menyesuaikan artikel dengan ruang lingkup jurnal yang dituju,” jelasnya.

Untuk mengatasi hal tersebut, Salsabila menyusun to-do list harian dan menetapkan skala prioritas. Penulisan artikel umumnya dilakukan di luar jam perkuliahan, seperti setelah kuliah atau pada akhir pekan. Menariknya, sebagian artikel yang ditulis juga merupakan tugas perkuliahan, sehingga memberikan manfaat ganda, baik secara akademik maupun publikasi ilmiah.

Ia juga menegaskan besarnya peran lingkungan akademik UIN Jakarta dalam mendukung produktivitas publikasi mahasiswa. Dukungan dosen, ketua prodi, hingga fasilitas reimburse publikasi jurnal SINTA menjadi motivasi tersendiri baginya.

“Dukungan ini menunjukkan komitmen institusi dalam mendorong budaya riset dan publikasi ilmiah di kalangan mahasiswa,” ujarnya.

Menurutnya, publikasi artikel jurnal tidak hanya berdampak pada capaian akademik, tetapi juga membangun personal branding serta memperluas jejaring akademik. Ia meyakini bahwa menulis merupakan bagian penting dalam membangun identitas akademik dan memperpanjang kebermanfaatan diri.

Ke depan, ia berharap budaya menulis dan publikasi ilmiah di lingkungan mahasiswa UIN Jakarta semakin berkembang dan diminati. Ia juga mendorong mahasiswa untuk tidak takut memulai menulis, meskipun dari langkah kecil.

“Menulis bukan tentang siapa yang paling hebat, melainkan tentang siapa yang mau belajar, berproses, dan konsisten,” tutupnya.

Profil google scholar: https://scholar.google.com/citations?hl=id&user=uKvvfzYAAAAJ

Reporter: Rakhma Imamatul Ummah | Fotografer: Narasumber | Editor: Laila Nurrahma & Geri Maulana Saputra