Dari Anggota hingga Ketua Umum Arkadia, Litan Tutup Masa Kuliah dengan Segudang Pengalaman
Dari Anggota hingga Ketua Umum Arkadia, Litan Tutup Masa Kuliah dengan Segudang Pengalaman

Gedung Kemahasiswaan, Berita Kemahasiswaan Online - Masa perkuliahan tidak hanya menjadi ruang untuk menuntut ilmu di kelas, tetapi juga kesempatan untuk mengembangkan diri melalui organisasi. Hal ini dirasakan oleh  Anggita Permata Sari wisudawati ke-140 Program Studi (Prodi) Manajemen Dakwah angkatan 2020 yang aktif di Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Kelompok Pecinta Alam Arti Keagungan dan Keindahan Alam (KPA ARKADIA) UIN Jakarta. 

Memiliki nama panggung “Litan” di Arkadia, ia pernah mengemban berbagai posisi strategis, mulai dari bidang Kaderisasi, Ketua Umum, hingga Dewan Pengawas Arkadia. Meski tidak berfokus mengejar prestasi akademik maupun non-akademik, Litan menilai pengalaman organisasi memberikan banyak pelajaran yang tidak diperoleh di ruang kuliah.

Menurut Litan, keterlibatan dalam organisasi menjadi salah satu cara untuk membangun relasi sekaligus memperkenalkan kapasitas diri kepada lingkungan yang lebih luas. Relasi yang dibangun selama masa kuliah, kata dia, dapat menjadi bekal penting ketika memasuki dunia profesional maupun kehidupan bermasyarakat. 

“Menurut saya, mahasiswa perlu aktif  karena bisa membentuk relasi dan memperkenalkan kepada dunia siapa diri kita.  Salah satu cara untuk memperkenalkan bisa dimulai dari aktif berorganisasi,’ ujar Litan saat diwawancarai melalui WhatsApp pada Selasa (8/6). 

Selain memperluas jaringan, Litan juga menilai mahasiswa perlu memiliki target yang jelas selama menjalani perkuliahan. Menurutnya, target tidak selalu berorientasi pada capaian akademik, tetapi dapat disesuaikan dengan minat, potensi, dan tujuan hidup  masing-masing mahasiswa. 

Pandangan tersebut tidak lepas dari pengalaman pribadinya selama aktif di Arkadia. Litan mengaku awalnya tertarik bergabung karena hobi berpetualang dan menjelajahi tempat-tempat baru. Namun, seiring berjalannya waktu, ia menyadari bahwa Arkadia menawarkan lebih dari sekadar kegiatan alam bebas. 

Di Arkadia, Litan memperoleh berbagai keterampilan yang bermanfaat untuk kehidupan sehari-hari maupun masa depan, mulai dari kemampuan bertahan hidup di alam terbuka hingga keterampilan mengelola organisasi dan Sumber Daya Manusia (SDM).

“Awalnya karena saya suka jalan-jalan dan ingin menyalurkan hobi di tempat yang tepat. Tapi ternyata Arkadia jauh lebih luas dari apa yang saya bayangkan. Saya belajar banyak hal, mulai dari survival, pertolongan pertama, manajemen organisasi, manajemen SDM, manajemen perjalanan, dan banyak hal lainnya,” ungkapnya. 

Tidak hanya memberikan keterampilan teknis, Arkadia juga menjadi ruang pembelajaran yang membentuk mental dan kemampuan kepemimpinan Litan. Salah satu pengalaman yang paling berkesan baginya adalah saat mengikuti Muktamar Kenal Medan (MKM) di Surabaya pada 2023. Kegiatan tersebut mempertemukannya dengan mahasiswa pecinta alam dari berbagai Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) di Indonesia dan memperluas cara pandangnya terhadap banyak hal.  

Meski demikian, perjalanan kuliah dan organisasi tidak selalu berjalan mulus. Litan mengaku tantangan terbesar yang dihadapi justru berasal dari dirinya sendiri. Ia harus belajar mengelola rasa malas, menjaga konsistensi, serta menjalankan tanggung jawab sebagai pemimpin ketika menjabat sebagai Ketua Umum Arkadia periode 2023-2024. 

“Tantangan terbesar justru dari diri sendiri.  Ada kalanya rasa malas muncul dan itu yang harus dilawan. Sebagai ketua pada saat itu, saya harus terus belajar mengatur anggota secara efektif dan menjaga diri agar tetap bisa menjadi contoh yang baik,” pungkasnya.

Saat ini, Litan berupaya mengimplementasikan ilmu yang diperolehnya selama kuliah dalam kehidupan sehari-hari. Wisudawati konsentrasi Manajemen Haji dan Umrah ini aktif berbagi pengetahuan kepada keluarga maupun anak-anak yang ia ajar mengaji. Baginya, ilmu yang diperoleh selama perkuliahan akan lebih bermakna jika dapat memberikan manfaat bagi orang lain. 

Menutup wawancara, Litan berpesan agar mahasiswa memanfaatkan masa kuliah sebaik mungkin untuk memperluas wawasan, membangun relasi, dan mengembangkan potensi diri. Ia mengingatkan pentingnya berada di lingkungan yang mampu mendorong seseorang untuk terus bertumbuh. 

“Punya status sebagai mahasiswa itu sebenarnya kesempatan besar untuk belajar dan pergi ke banyak tempat. Kurangi rasa malas, sering-sering berkumpul dengan orang yang cara berpikirnya lebih maju, karena dari obrolan sederhana kita bisa belajar banyak hal. Ketika lelah, cukup dengan merebah, bukan menyerah,” tutupnya. 

Reporter: Mustika Pertiwi |Editor: Muhammad Naufal Waliyyuddin |Publisher: Muhammad Haikal Aby

Dokumentasi:
MediaTimKhususKemahasiswaan-2