FORMABI-KIP UIN Jakarta Gelar Baksos 2026 di Buanajaya, Hadirkan Pengabdian 8 Hari untuk Masyarakat
KIP-Kuliah (FORMABI-KIP) Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta sukses menggelar program Bakti Sosial (Baksos) 2026 di Desa Buanajaya, Kecamatan Tanjungsari, Kabupaten Bogor. Kegiatan pengabdian masyarakat yang berlangsung selama delapan hari, mulai Selasa (18/8/2026) hingga Selasa (25/8/2026) ini berfokus pada empat pilar utama: pendidikan, kesehatan, keagamaan, dan seni budaya.
Ketua Pelaksana Baksos FORMABI-KIP 2026, Muhammad Rifqi Maulana, menyampaikan bahwa Desa Buanajaya dipilih karena memiliki keselarasan program serta dukungan penuh dari perangkat desa, ulama, dan masyarakat setempat.
"Kami menargetkan bidang kesehatan sebagai fokus utama untuk membawa dampak besar, mengingat pentingnya meningkatkan kesadaran masyarakat agar tidak lagi mengabaikan masalah kesehatan," ujarnya.
Rangkaian kegiatan Baksos disusun secara terstruktur oleh Divisi Acara dan didukung oleh seluruh elemen panitia. Berikut adalah linimasa perjalanan pengabdian FORMABI-KIP di Desa Buanajaya:
- Hari ke-1 (Selasa, 18 Agustus): Pemberangkatan panitia, mobilisasi barang, pembagian homestay, seremoni Pembukaan Baksos berbalut almamater UIN Jakarta, serta ditutup dengan yasinan dan doa bersama.
- Hari ke-2 (Rabu, 19 Agustus): Kegiatan mengajar di sekolah, pengolahan program Bank Sampah, aksi silaturahmi (Anjangsana) ke rumah warga, bonding panitia, serta pengajian dan mengajar TPQ.
- Hari ke-3 (Kamis, 20 Agustus): Kelanjutan program Bank Sampah dan gelaran Seminar Kesehatan sebagai bentuk kontribusi edukatif bagi warga.
- Hari ke-4 (Jumat, 21 Agustus): Gerakan layanan kesehatan pos to pos, sosialisasi serta demonstrasi pembuatan pupuk dan sabun, layanan Cek Kesehatan Gratis (CKG) bagi warga, dan mengajar TPQ.
- Hari ke-5 (Sabtu, 22 Agustus): Senam pagi bersama warga, pembagian sabun hasil demonstrasi, Semarak Lomba Kemerdekaan, dan persiapan Pentas Seni.
- Hari ke-6 (Minggu, 23 Agustus): Gotong royong, Lomba Keagamaan (adzan, hafalan surah, mewarnai), serta seremoni Penutupan TPQ.
- Hari ke-7 (Senin, 24 Agustus): Penutupan kegiatan mengajar di TK/SD, Sharing Session Akademik bagi siswa SMP untuk memotivasi kelanjutan pendidikan, serta Malam Puncak dan Pentas Seni (Pensi).
- Hari ke-8 (Selasa, 25 Agustus): Prosesi packing, foto bersama, pamitan dengan warga desa, dan perjalanan kembali menuju Ciputat.
Kepala Desa Buanajaya Sudarjat menyambut hangat keikutsertaan mahasiswa UIN Jakarta di wilayahnya. Ia berharap kehadiran mahasiswa dapat mengubah pola pikir generasi muda di desanya.
"Mudah-mudahan kehadiran adik-adik dari kota memotivasi warga saya untuk memajukan bangsa melalui pendidikan, sehingga ada pencerahan bahwa dunia ini luas," tuturnya.
Melalui Sharing Session Akademik, panitia secara khusus memberikan dorongan kepada siswa SMP agar terus bersekolah dan tidak terburu-buru bekerja atau menikah dini setelah lulus.
Seluruh rangkaian pengabdian ini mengukuhkan komitmen mahasiswa penerima bantuan pendidikan Bidikmisi dan KIP-Kuliah UIN Jakarta untuk terus memberikan kontribusi nyata dan berkelanjutan bagi masyarakat luas.
Reporter: Rahadi Rahmaddianto | Editor : Rakhma Imamatul | Publisher: Ahmad Syafi'i
Penanggung Jawab: Prof. Ali Munhanif, M.A., Ph.D
Producer Advisor: Muhammad Furqon, S.Pd.I., M.A., Samsudin, S.Kom, Muhammad Adam Camubar, S.E., Sisca Nofianti, SEI
Dokumentasi:
