Forum UKM Gelar UIN Literacy Expo 2026, Soroti Angka Literasi dan Tantangan Disinformasi
Aula Student Center, Berita Kemahasiswaan Online – Forum UKM UIN Syarif Hidayatullah Jakarta resmi membuka rangkaian acara UIN Literacy Expo 2026 yang berlangsung selama dua hari, yakni pada (22–23/06/2026). Kegiatan ini dibuka secara umum dengan mengusung tema "Nalar dan Kata: Peran Literasi dalam Membangun Peradaban".
Acara ini dibuka secara simbolis oleh Ketua Tim Kemahasiswaan dan Alumni, Muhammad Furqon, S.Pd.I., M.A. Berdasarkan susunan acara, agenda hari pertama meliputi pembukaan, pasar buku (bookfair), Focus Group Discussion (FGD), serta sejumlah sesi gelar wicara (talkshow). Rangkaian acara tersebut turut melibatkan beberapa narasumber, di antaranya Rian Fahardhi, Heri Hendrayana H. (Gol A Gong), Rifa Nurafia, dan Imung Hikmah selaku mentor FGD.
Ketua Pelaksana UIN Literacy Expo 2026, Albhi Sahdilah, menjelaskan bahwa pemilihan tema ini dilatarbelakangi oleh data UNESCO mengenai indeks membaca di Indonesia. Menurutnya, data tersebut menunjukkan bahwa hanya ada satu dari 1.000 orang di Indonesia yang memiliki kesadaran literasi tinggi.
Selain itu, panitia pelaksana juga merefleksikan konsep literasi ini dari sejarah perkembangan Perpustakaan Baitul Hikmah pada abad ke-10 hingga ke-14. Albhi menyebutkan bahwa keberadaan pusat kajian pada masa peradaban Islam tersebut menjadi salah satu faktor yang mendorong lahirnya era Renaissance di Barat.
"Melalui kata, manusia belajar memahami sesamanya, yang kemudian proses tersebut berkontribusi dalam mengasah nalar agar menjadi lebih kritis," ucap Albhi.
Terkait dengan tantangan media digital saat ini, Albhi menyoroti fenomena konsumsi informasi yang cenderung instan di kalangan masyarakat tanpa adanya proses penyaringan yang mendalam. Hal tersebut dinilai berpotensi meningkatkan penyebaran disinformasi dan berita bohong (hoax) di media sosial.
Melalui penyelenggaraan talkshow dan FGD dalam expo ini, pihak panitia berharap dapat memberikan edukasi kepada para peserta agar lebih teliti dalam menerima informasi. Rangkaian kegiatan ini ditujukan untuk membangun ketahanan intelektual peserta dalam memilah fakta di ruang digital.
UIN Literacy Expo 2026 tidak hanya dirancang sebagai agenda seremonial dua hari, melainkan sebagai langkah awal untuk membangun ekosistem membaca yang konsisten. Untuk mencapai tujuan tersebut, panitia menjalin kolaborasi dengan sejumlah elemen eksternal, termasuk penerbit buku dan komunitas literasi lokal.
Albhi mengungkapkan bahwa pihak panitia telah melakukan penjajakan diskusi dengan beberapa komunitas literasi di wilayah Ciputat dan Jabodetabek. Fokus utama dari kolaborasi ini adalah merangkul kembali komunitas-komunitas yang saat ini sedang tidak aktif atau mengalami kendala manajerial.
"Kami berencana merangkul komunitas-komunitas literasi, khususnya di area Ciputat terlebih dahulu, dengan tujuan agar kegiatan dan budaya literasi ini dapat terus berjalan secara berkelanjutan di masa mendatang," pungkas Albhi.
Reporter: Rahadi Rahmaddianto | Editor : Rakhma Imamatul Ummah | Publisher: Ahmad Syafi'i
Dokumentasi:


