FRESH UIN Jakarta Perkuat Peran sebagai Wadah Pengembangan Riset Mahasiswa
FRESH UIN Jakarta Perkuat Peran sebagai Wadah Pengembangan Riset Mahasiswa

Gedung Kemahasiswaan, Arah Ormawa– UIN Jakarta memiliki 16 Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) dan 3 Lembaga Otonom (LO)organisasi untukmengembangkan kemampuan dan meningkatkan produktivitas. Salah satunya adalah adalah Lembaga Otonom (LO) Fatahillah Researches for Science and Humanity (FRESH) yang berfokus pada riset dan kepenulisan ilmiah.

FRESH UIN Jakarta berdiri sejak 12 September 2015 dan menjadi wadah berkembang bagi mahasiswa yang memiliki minat di bidang akademik, riset, maupun pendidikan. FRESH mengusung visi  mencetak generasi ilmuwan muslim yang kompeten, profesional, dan kontributif. 

Ketua Umum FRESH UIN Jakarta 2026, Mustika Pertiwi menyebut, salah satu program unggulan yang dihadirkan untuk meningkatkan produktivitas para anggota dan pengurus adalah Klinik Riset. Melalui program ini, mereka diberikan ruang untuk belajar dan berlatih soal kepenulisan.

“Klinik riset mendukung produktivitas baik anggota maupun pengurus dalam memahami dan mengenal terkait kepenulisan ilmiah,” ungkap Mustika, pada Senin (20/04/2026).

Terdapat tiga tingkatan riset dalam program ini, di antaranya level basic (dasar), level intermediate (menengah), dan level advanced (lanjut). Nantinya output yang dihasilkan berbagai macam, mulai dari karya tulis, esai, hingga publikasi artikel jurnal. 

Setelah lebih dari satu dekade berkiprah, FRESH  menargetkan transformasi status dari LO menjadi UKM. Upaya ini telah dimulai sejak 2025 dan menjadi fokus utama pada periode kepengurusannya saat ini.

“Harapan di tahun 2025 belum terwujud karena banyak hal yang perlu dipersiapkan. Jadi di kepengurusan tahun ini, target utamanya adalah FRESH harus menjadi UKM,” tutur Mustika. 

Sebagai upaya memperkuat struktur internal, FRESH UIN Jakarta membagi perannya ke dalam lima divisi berbeda, mulai dari Divisi Pendidikan dan Penelitian, Pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM), Hubungan Masyarakat (Humas), Bisnis dan Keuangan, hingga Media dan Opini.

Kelima divisi bergerak dalam satu visi dan misi yang sama serta mendukung budaya riset di kalangan mahasiswa. Dalam penentuan program kerja, setiap divisi akan melakukan brainstorming internal hingga tingkat Badan Pengurus Harian (BPH) sebelum akhirnya ditetapkan dalam rapat pra kerja. 

Selain itu, Mustika berusaha membangun lingkungan organisasi yang nyaman dan sehat bagi para anggota, salah satunya dengan melunturkan gap antara pengurus dan anggota melalui komunikasi yang lebih terbuka. Salah satu program awal adalah gathering, tujuannya untuk ajang silaturahmi untuk mendekatkan diri anggota dan pengurus, maupun sebaliknya.

“Dengan begitu, mereka dapat bergerak bersama dalam mewujudkan motto yang melekat dalam diri FRESH UIN Jakarta, yakni competent, contributive, moslem prophetic, dan professional,” pungkasnya

Reporter: Alfiah Ziha Rahmatul Laili |Editor: Muhammad Naufal Waliyyuddin |Publisher: Muhammad Haikal Aby

Dokumentasi:

d

z4

z2

z1