Gema Suara Jadi Pembuka Gemariak Festival 2025
Aula Student Center, Berita Kemahasiswaan Online - Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Komunitas Musik Mahasiswa (KMM) Ruang Inspirasi Atas Kegelisahan (RIAK) Universitas
Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta membuka kegiatan Gema Suara pada Sabtu (11/10/25) di Aula Student Center (SC). Kompetisi solo vokal menjadi pembuka Gema Suara.
Ketua Umum KMM RIAK 2025, Muhammad Firza Adam, mengatakan, Gema Suara menjadi ajang pembuka dari seluruh rangkaian Gemariak Festival 2025 yang akan berlangsung hingga November 2025. Ia menambahkan, Gema Suara merupakan inisiasi untuk membangun antusiasme peserta yang memiliki potensi dalam bernyanyi.
“Kami ingin memberikan semangat awal bahwa Gemariak Festival tahun ini akan berlangsung meriah. Selain konser, kami juga mengadakan kompetisi solo vokal sebagai ruang talenta dari mahasiswa UIN Jakarta dan masyarakat umum,” ujarnya Sabtu (11/10/25).
Selain itu, Firza menyampaikan, panitia ingin mengenalkan Gema Suara kepada masyarakat di luar kampus. Ia menegaskan, ajang tersebut memberi kesempatan bagi mahasiswa UIN Jakarta untuk mengekspresikan kreativitas.
“Waktunya di UIN Jakarta itu adalah lomba-lomba solo vokal seperti ini. Jadi, kita terbuka untuk semua lomba, tidak melulu tentang yang Islam-Islam, kita tetap terbuka untuk masyarakat umum,” ujar Firza.
Salah satu peserta solo vokal, , Lulis Mujammil Nafis menyatakan, ajang Gema Suara penting bagi mahasiswa dan pelajar yang memiliki minat di bidang musik. Mahasiswa Program Studi (Prodi) Komunikasi Penyiaran Islam (KPI) itu berharap kegiatan tersebut terus berlanjut sebagai ruang ekspresi bagi mahasiswa.
“Melalui acara ini, kami bisa belajar tampil percaya diri dan mengasah kemampuan vokal,” tuturnya, Sabtu (11/10/2025)”
Lebih lanjut, saat tampil, Lulis membawakan lagu Tertawan Hati dari Adera karena merasa lagu tersebut sesuai dengan karakter vokalnya. Ia menambahkan, dirinya berusaha tampil maksimal walau waktu persiapan cukup singkat.
“Latihannya cuma semalam, tadi masih ada beberapa kekurangan dalam penampilan saya, mungkin ke depan akan saya perbaiki,” pungkasnya.
Reporter: Lulu Khoirun Nisa | Fotografer: Siti Julfa Fitriyah | Editor: Geri Maulana Saputra
Dokumentasi:








