Hari Kedua Wisuda ke-141 UIN Jakarta: 765 Lulusan Resmi Dikukuhkan, Rektor Tekankan Pentingnya Integritas dan Nilai Spiritualitas
Hari Kedua Wisuda ke-141 UIN Jakarta: 765 Lulusan Resmi Dikukuhkan, Rektor Tekankan Pentingnya Integritas dan Nilai Spiritualitas

Auditorium Harun Nasution, Berita Kemahasiswaan Online Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta resmi mengukuhkan sebanyak 765 lulusan pada hari kedua pelaksanaan Sidang Terbuka Senat Wisuda ke-141 Program Sarjana, Magister, dan Doktor Tahun Akademik 2025/2026 di Auditorium Harun Nasution, Minggu (06/09/2026).

Prosesi wisuda hari kedua ini diikuti oleh wisudawan dari tiga fakultas, yakni Fakultas Ushuluddin (FU), Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB), serta Fakultas Ilmu Kesehatan (FIKES). Sidang senat terbuka dipimpin langsung oleh Rektor UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Prof. Asep Saepudin Jahar, M.A., Ph.D., bersama Sekretaris Senat Prof. Bambang Suryadi, Ph.D., jajaran Wakil Rektor, Dekan, Direktur Sekolah Pascasarjana, Kepala Biro, Guru Besar, serta disaksikan oleh para orang tua dan wali wisudawan.

Dalam amanatnya, Rektor UIN Jakarta Prof. Asep Saepudin Jahar, M.A., Ph.D., menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh sarjana, magister, dan doktor baru atas perjuangan akademik yang telah dilalui. Ia mengingatkan bahwa nilai Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) di atas selembar kertas bukanlah tolok ukur tunggal penentu masa depan.

“Kalian sekarang sudah ada validasi secarik kertas yang menunjukkan IPK. Tapi penentuan ke depan tidak ditentukan semata-mata oleh secarik kertas, melainkan ditentukan oleh mentalitas dan karakter,” tegas Prof. Asep di hadapan ratusan wisudawan.

Prof. Asep memaparkan tiga poin penting yang harus dipegang teguh oleh setiap lulusan UIN Jakarta. Pertama, integritas yang harus melekat kuat dalam pikiran dan hati. Kedua, spiritualitas, yang menjadi pembeda utama alumni UIN Jakarta dalam mengintegrasikan sains dan nilai-nilai ketuhanan. Ketiga, niat untuk senantiasa memberi kemudahan bagi orang lain.

“Kehadiran kalian di masyarakat harus berdampak nyata. Jangan sampai kehadiran kita menjadi sesuatu yang tidak nyaman, tetapi jadikan kehadiran kita kenyamanan, ketenteraman, dan kebahagiaan bagi orang lain. Orang-orang bereputasi yang menciptakan inovasi teknologi filosofisnya adalah bagaimana memudahkan urusan orang lain,” jelas Rektor.

Sementara itu, perwakilan wisudawan dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB), Ahmad Sayyidul Afkar, dalam pidatonya merefleksikan tema wisuda “Mengukuhkan Lulusan Inovatif, Berintegritas, dan Berdampak bagi Kemanusiaan” sebagai pegangan hidup pascakampus.

“Kita semua datang dengan cerita yang berbeda-beda, melalui proses belajar di kelas, tugas, ujian, revisi, hingga menyelesaikan tugas akhir. Tema wisuda hari ini menjadi pengingat nilai yang harus kita bawa. Menjadi inovatif tidak selalu berarti menciptakan sesuatu yang besar, tetapi dimulai dari keberanian memberikan ide, mencari solusi, dan terus belajar dengan tetap berlandaskan integritas,” ujar Sayyidul.

Prosesi wisuda hari kedua berjalan khidmat hingga penyerahan ijazah dan doa penutup bersama sivitas akademika.

Reporter: Alfassalam Muhammad | Editor: Rakhma Imamatul Ummah | Fotografer: Qanita Fayza Az-Zahra | Publisher: Dini Azzahra

Penanggung Jawab: Prof. Ali Munhanif, M.A., Ph.D
Producer Advisor: Muhammad Furqon, S.Pd.I., M.A., Samsudin, S.Kom, Muhammad Adam Camubar, S.E., Sisca Nofianti, SEI

Dokumentasi:

wisudaday2-1

wisudaday2-2

wisudaday2-5

wisudaday2-8