Hari Ketiga Wisuda ke-141 UIN Jakarta, Rektor dan Wakil Wisudawan Tekankan Pentingnya Integritas dan Kebermanfaatan
Auditorium Harun Nasution, Berita Kemahasiswaan Online – UIN Jakarta resmi menyelenggarakan hari ketiga Sidang Senat Terbuka Wisuda ke-141 Program Sarjana, Magister, dan Doktor di Auditorium Harun Nasution dengan tema “Mengukuhkan Lulusan Inovatif, Berintegritas, dan Berdampak bagi Kemanusiaan”, pada Sabtu (12/9/2026).
Momen pengukuhan tersebut diikuti oleh para lulusan dari Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi (FDIKOM), Fakultas Sains dan Teknologi (FST), serta Fakultas Psikologi. Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Rektor UIN Jakarta Prof. Asep Saepudin Jahar, M.A., Ph.D., para Wakil Rektor, Dekan dan Wakil Dekan, Guru Besar, Direktur Sekolah Pascasarjana, Kepala Biro, Dosen, serta keluarga wisudawan.
Sidang Senat Terbuka kemudian dibuka oleh Ketua Senat UIN Jakarta, Prof. Andi Faisal Bakti, MA., Ph.D., yang menyampaikan bahwa tema wisuda ke-141 ini menjadi pengingat bagi para lulusan untuk terus beradaptasi dan berinovasi menghadapi perkembangan zaman.
“Tema ini mengingatkan kita bahwa hidup menuntut kemampuan untuk beradaptasi, berinovasi, berbaur tanpa melebur dengan kemajuan zaman, dan senantiasa menebar manfaat bagi sesama,” ujarnya.
Berbicara di hadapan para wisudawan, Rektor UIN Jakarta, menyampaikan pidatonya dengan mengingatkan para lulusan agar tidak meratapi pilihan hidup maupun membandingkan pencapaian dengan orang lain. Menurutnya, para wisudawan perlu memiliki kemauan, niat baik, dan optimisme dalam menghadapi kehidupan.
“Yang menjadi pegangan utama bagi kalian adalah punya kemauan dan niat yang baik. Jangan mengeluhkan atau meratapi diri sendiri, atau bahkan membandingkan dengan orang lain. Semua porsi kehidupan yang harus kalian pahami adalah melakukan yang terbaik,” ujar Asep.
Asep turut berpesan agar para lulusan tidak hanya mengandalkan nilai akademik maupun gelar. Para lulusan juga diminta terus berusaha, menjaga integritas, berinovasi, berbagi, dan mencintai UIN Jakarta.
Sementara itu, dalam sambutan wakil wisudawan, Azra Hilya Izzati selaku wisudawan dengan skripsi terbaik menekankan pentingnya menyeimbangkan inovasi, integritas, dan kebermanfaatan dalam menggunakan ilmu yang dimiliki.
“Menjadi lulusan yang inovatif, berintegritas, dan berdampak bagi manusia, saya kira bukanlah kualitas yg berdiri sendiri. Inovasi membutuhkan integritas, integritas membutuhkan keberanian, dan keduanya harus bermuara pada kebermanfaatan agar ilmu yang kita punya, berdampak pada manusia. Sebab, semakin besar kemampuan, semakin besar pula tanggung jawab yang dimiliki,” ujar Azra.
Sebagai bentuk peneguhan komitmen para lulusan, terdapat pembacaan Prasetya Sarjana yang dipimpin oleh Al Kahfi, wisudawan terbaik Program Magister FDIKOM, dan diikuti oleh para wisudawan yang hadir dalam prosesi tersebut.
Melalui pengukuhan ini, para lulusan resmi menuntaskan perjalanan akademiknya di UIN Jakarta dan bersiap melanjutkan langkah berikutnya.
Reporter: Arini Aisyah Putri Bambang | Editor: Rakhma Imamatul Ummah | Fotografer: Rahmawati Fitri | Publisher: Naila Yustiara
Penanggung Jawab: Prof. Ali Munhanif, M.A., Ph.D
Producer Advisor: Muhammad Furqon, S.Pd.I., M.A., Samsudin, S.Kom, Muhammad Adam Camubar, S.E., Sisca Nofianti, SEI
Dokumentasi:




