IMF 2026 Buka Ruang Belajar dan Pengembangan Potensi Mahasiswa
IMF 2026 Buka Ruang Belajar dan Pengembangan Potensi Mahasiswa

Student Center, Berita Kemahasiswaan Online – Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) LDK Syahid UIN Jakarta resmi menggelar Islamic Movement Festival (IMF) 2026. Acara yang dilaksanakan selama dua hari dengan mengusung tema “Rasulullah SAW: The Perfect Legacy” berlangsung di Lapangan Student Center UIN Jakarta, Senin (28/09/2026).

Acara dibuka oleh MC, kemudian dilanjut dengan pembacaan tilawah Al-Qur’an oleh kader LDK Syahid, Muhammad Agus. Rangkaian pembukaan turut diisi dengan sambutan dari keynote speaker, Sandiaga Salahuddin Uno. Dalam video sambutannya, Sandiaga Uno menyampaikan tiga poin penting yang dapat menjadi bekal bagi mahasiswa dalam menghadapi dunia kerja dan membangun peluang ekonomi pasca wisuda.

“Beberapa poin yang ingin saya sampaikan, pertama adalah produktif mindset, yaitu mindset yang membawa keterampilan dan financial survival skill sejak masa kuliah, agar kalian ready to work dan mampu membuka peluang usaha mandiri. Kedua, syariah digital innovation, manfaatkanlah ekosistem digital berbasis syariah. Ketiga, public relations and impact, yaitu mengubah keadaan ekonomi menjadi solusi ekonomi nyata yang relevan bagi masyarakat,” jelasnya.

Ketua Umum LDK Syahid, Muhammad Syauqi Mubarak, dalam sambutannya menyampaikan bahwa IMF 2026 menjadi ruang bagi mahasiswa untuk berdiskusi, saling menginspirasi, serta memperluas pemahaman mengenai dakwah dan berbagai persoalan yang ada di masyarakat.

“Banyak sekali tema dan banyak sekali pembahasan yang nantinya akan sama-sama kita pelajari. Kita akan berdiskusi, saling menginspirasi satu sama lain, dan yang paling penting, kita harus memahami bahwa kata-kata yang kita sampaikan harus kita amalkan. Jangan sampai kita hanya belajar Islam tanpa menyampaikannya secara berkelanjutan,” ujarnya.

Sejalan dengan itu, Project Director IMF 2026, Bani Rizki Arsyad Ahlibaet, juga menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi ruang bagi mahasiswa untuk mengembangkan diri melalui nilai-nilai Islam. Ia juga menekankan pentingnya mahasiswa mempersiapkan diri dalam berbagai aspek kehidupan, baik profesional, spiritual, sosial, maupun finansial.

“Jadi kita mengangkat empat tema besar, teman-teman. Yang pertama adalah dari segi profesional, yang kedua adalah spiritual, yang ketiga sosial, dan yang terakhir adalah finansial. Mudah-mudahan apa yang kita angkat ini bisa memberikan manfaat, dan bisa menjadi bekal untuk teman-teman semua dalam menjalani kehidupan,” ujarnya.

Ia juga berharap kegiatan ini dapat mendorong mahasiswa untuk terus bersinergi dan berkolaborasi dalam memberikan kontribusi positif bagi lingkungan sekitar.

Acara dilanjut dengan kegiatan talkshow yang diisi oleh Coach Edy Fajar Prasetyo, S.P., M.M. dan Aresdi Mahdi Asyathry. Rangkaian acara kemudian akan dilanjut pada hari kedua, Selasa (29/09/2026) dengan sesi talkshow bersama Sadam Permana dan Hammad Rosyadi.

Dengan diselenggarakannya kegiatan ini, mahasiswa diharapkan dapat memperluas wawasan, mengembangkan potensi diri, serta menerapkan nilai-nilai Islam dalam kehidupan sehari-hari. Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan dapat mendorong mahasiswa untuk terus bersinergi dan memberikan kontribusi positif bagi masyarakat.

Reporter: Hilya Hafiza Sadi  |  Editor: Arini Aisyah Putri Bambang | Fotografer: Andi Adrian | Publisher: Nindya Nova Macelia & Zachra Fitri Fauziah

Dokumentasi: 

3

1

4

5

6

7