KMPLHK Ranita dan KPA Arkadia Jadi Garda Terdepan Mahasiswa Gerakkan Green Campus di UIN Jakarta
KMPLHK Ranita dan KPA Arkadia Jadi Garda Terdepan Mahasiswa Gerakkan Green Campus di UIN Jakarta

Gedung Kemahasiswaan, Berita Kemahasiswaan Online – UIN Jakarta menggaungkan green campus sebagai salah satu visinya. Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) UIN Jakarta memiliki posisi strategis dalam mendorong dan mendukung terwujudnya program green campus melalui berbagai kegiatan berbasis lingkungan di tingkat mahasiswa.

Ketua Umum  Kelompok Mahasiswa Pecinta Lingkungan Hidup dan Kemanusiaan (KMPLHK) Kembara Insani Ibnu Batuttah (RANITA), Farhan Maulana Achyar, menilai, UKM menjadi salah satu pilar penting dalam mendukung keberhasilan program green campus. 

“Kalau bicara penting, ya jelas sangat penting. Apalagi kita sebagai civitas akademika dan terlebih UKM RANITA, salah satu arah geraknya yaitu lingkungan hidup yang masih satu linear dengan green campus,” ujarnya, Senin (20/4/2026).

Pendapat tersebut diperkuat oleh Muhammad Iqbal Putra, Kepala Bidang (Kabid) Advokasi Lingkungan UKM KMPLHK RANITA. Iqbal menjelaskan, RANITA memiliki program riset green campus sebagai bentuk kontribusi nyata terhadap kampus. 

Outputnya nanti berupa policy brief, buku digital, dan audiensi dengan pihak kampus, berisi data kendaraan, emisi karbon, dan analisis kondisi kampus,” tuturnya pada Senin (20/4/2026).

Dalam mengajak mahasiswa terlibat green campus, Iqbal menyebutkan, upaya membangun kesadaran mahasiswa dilakukan melalui kampanye digital dan forum diskusi. Selain itu, berbagai gerakan sederhana juga pernah dilakukan sebagai upaya membangun kebiasaan ramah lingkungan di kalangan mahasiswa.

“Kita mengajak lewat kampanye di media sosial, diskusi, dan gerakan seperti seminggu membawa tempat makan, seminggu tidak menyisakan makanan, hingga membawa tumbler, tapi memang belum berjalan maksimal,” jelasnya.

Sementara itu, hal yang sama diungkapkan oleh Muhammad Raihan, Ketua Umum UKM Kelompok Pecinta Alam (KPA) Arti Keagungan dan Keindahan Alam (Arkadia) UIN Jakarta, menilai, UKM memiliki peran krusial sebagai penggerak perubahan perilaku mahasiswa. Menurutnya, UKM punya peran sebagai garda terdepan dalam menumbuhkan kesadaran lingkungan di kalangan mahasiswa.

“Peran UKM sangat krusial karena menjadi ujung tombak perubahan perilaku di kampus. Hal tersebut dikarenakan punya kedekatan langsung dengan mahasiswa dan lebih fleksibel dalam menjalankan program kreatif berbasis lingkungan,”  ujarnya melalui pesan WhatsApp, Selasa (21/04/2026).

Kemudian Raihan menyampaikan, UKM Arkadia telah menjalankan sejumlah program yang sejalan dengan konsep Green Campus. Program tersebut mencakup pengurangan penggunaan plastik serta pengelolaan Ruang Terbuka Hijau (RTH) di lingkungan kampus.

“Salah satunya program Puasa Plastik sebagai pengurangan penggunaan plastik sekali pakai dan pengelolaan RTH berupa taman di sekitar sekretariat,” jelasnya.

Di samping itu, ia menambahkan, tantangan utama dalam penerapan green campus terletak pada perubahan perilaku mahasiswa serta keterbatasan fasilitas pendukung. Selain itu, konsistensi partisipasi juga menjadi faktor penting dalam keberlanjutan program.

“Tantangan utama ada pada perubahan kebiasaan dan kesadaran yang masih beragam,” paparnya.

Menurutnya, keberhasilan green campus membutuhkan kolaborasi berbagai pihak, baik mahasiswa maupun pihak kampus. Peran antara keduanya sangat penting dalam mewujudkan lingkungan kampus yang berkelanjutan.

“Mahasiswa sebagai agen perubahan dan kampus sebagai pembuat kebijakan harus berjalan bersama. Sinergi keduanya menjadi kunci, karena kebijakan tanpa partisipasi tidak akan efektif dan sebaliknya,” pungkasnya.

Reporter: Dinda Maulida |Editor: Muhammad Naufal Waliyyuddin |Publisher: Muhammad Haikal Aby