Kolaborasi HIQMA UIN Jakarta dengan PPA Nur Medina Gelar Tabligh Akbar 
Kolaborasi HIQMA UIN Jakarta dengan PPA Nur Medina Gelar Tabligh Akbar 

Gedung Kemahasiswaan, Berita Kemahasiswaan Online — Himpunan Qari dan Qariah Mahasiswa (HIQMA) UIN Jakarta bersama dengan Pondok Pesantren (Ponpes) Tahfidz Nur Medina, berhasil menyelenggarakan Tabligh Akbar pada Rabu, (19/03/2025). Kegiatan ini mengusung tema “Tingkatkan Iman, Kembangkan Pengetahuan, dan Eratkan Tali Persaudaraan”. Acara ini turut dihadiri oleh tokoh-tokoh penting, seperti K.H. Endang Husna Hadiawan (Pimpinan Ponpes Al-Qur’an Nur Medina) dan Prof. Dr. H. Ahmad Tholabi Kharlie, S.Ag., S.H., M.H., M.A. (Pembina HIQMA UIN Jakarta).

Selama dua hari satu malam sebelum acara, yakni Senin, (17/03/2025) dan Selasa, (18/03/2025), HIQMA menggelar kegiatan pesantren kilat yang diikuti oleh sekitar 65-70 santri dari Ponpes Nur Medina serta anak-anak TPQ. Kegiatan ini berlangsung  dengan berbagai materi keislaman seperti aqidah, syariah, dan sirah nabawiyah. Tidak hanya itu, kebersamaan semakin terasa dengan adanya buka puasa bersama para santri dan peserta pesantren kilat.

Sedangkan puncak acara yaitu Tabligh Akbar digelar pada Rabu, (19/03/2025) pukul 16.00 WIB. Acara Tabligh Akbar ini menghadirkan tiga inti kegiatan, yaitu santunan anak yatim, khataman Al-Qur'an, dan ceramah. Ceramah pada Tabligh Akbar ini disampaikan oleh Syekh Muhammad Abu Husein, Imam muda dari Palestina, serta Ustadz Syamsuri Firdaus, S. Hum., Qori Internasional.

Panitia juga menyiapkan sebanyak 350 porsi makanan berbuka gratis pada acara Tabligh Akbar. Makanan ini dibagikan kepada para hadirin yang hadir ke acara tersebut.

Ketua HIQMA 2025, Wildan Miftahudin menyebutkan antusiasme masyarakat sekitar sangat tinggi pada Tabligh Akbar. Hampir 500 peserta dari berbagai kalangan, termasuk bapak-bapak, ibu-ibu majelis taklim, dan para santri, turut hadir pada Tabligh Akbar yang dilaksanakan oleh HIQMA UIN Jakarta bersama dengan PPA Nur Medina pada Rabu, (19/03/2025).

Wildan menyampaikan harapannya agar kegiatan ini dapat terus berlanjut dengan dukungan yang lebih besar, khususnya dari UIN Jakarta. Ia berharap agar di masa mendatang, lebih banyak tokoh berpengaruh yang hadir dan semakin luasnya jangkauan peserta.

"Melalui kegiatan ini, kita diingatkan kembali untuk tidak menutup mata terhadap kondisi di Palestina. Selain itu, semoga lantunan ayat suci Al-Qur’an dari para qori dan qoriah dapat terus menghidupkan hati kita dengan cahaya Al-Qur'an," ungkap Wildan pada Rabu, (19/03/2025).

Foto Dokumentasi:

TA 1

TA 11

TA 9

TA 8

TA 7TA 6

TA 5

TA 4

TA 3

TA 2

Reporter: Azzumi Azka Gigannia/Syarifah Nur Kholidah.

Tag :