KSEI Lisensi UIN Jakarta Sabet 4 Kategori Juara Pada Ajang IED XI STIE SEBI 2026
Gedung Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Berita Kemahasiswaan Online - Kelompok Studi Ekonomi Islam Lingkar Studi Ekonomi Syariah (KSEI Lisensi) UIN Jakarta sukses meraih empat kategori juara di ajang Islamic Economic Day (IED) XI 2026 yang berlangsung di Sekolah Tinggi Ekonomi Islam.
Kegiatan ini merupakan ajang bergengsi pada bidang ekonomi syariah. Peserta lomba berasal dari berbagai Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI) yang ada di Indonesia. Delegasi UIN Jakarta yang diwakili oleh KSEI Lisensi sukses membawa pulang empat kategori gelar juara pada kesempatan ini.
Prestasi diawali oleh Muhammad Ilham Rasyid (2025) yang sukses meraih Juara 3 pada Islamic Economic Infographic Competition berkat karya visualnya yang inovatif dalam mengedukasi masyarakat. Keberhasilan ini disusul oleh tim Aisyah Amalia (2024), Farhana Kamilah (2024), dan Imam Syahid (2025) yang berhasil mengamankan posisi Juara 2 dalam Islamic Economic Olympiad setelah melewati proses seleksi yang sangat kompetitif.
Tren positif berlanjut pada kategori Islamic Economic Scientific Papers Competition, di mana tim yang beranggotakan Ade Febrianti Nurwin (2023), Aliya Fatihan Nisa (2024), dan Kaylla Himmatul Aliyah (2024) juga membawa pulang predikat Juara 2 melalui analisis strategis terkait pengembangan ekonomi syariah. Melengkapi deretan prestasi tersebut, Muhammad Tegar Rabbani, Azzahra Fathania, dan Nurul Hadi (2025) berhasil menduduki podium Juara 3 pada Islamic Economic Business Plan Competition lewat gagasan bisnis kreatif yang tetap teguh pada prinsip-prinsip syariah.
Pencapaian luar biasa dari sepuluh mahasiswa berprestasi ini tak hanya mengharumkan nama KSEI Lisensi, tetapi juga menjadi bukti nyata dari dedikasi mereka terhadap pengembangan keilmuan ekonomi syariah.
Ketua Umum KSEI Lisensi, Johan Luthfi Maulana yang akrab disapa Jo, memberikan apresiasi atas kerja keras seluruh delegasi yang bertanding. Pihak organisasi selalu memberikan dukungan penuh, salah satunya melalui fasilitas bimbingan materi yang memadai untuk anggota. Langkah ini dilakukan demi menjaga tradisi juara KSEI Lisensi setiap tahunnya.
“Kami bangga atas semangat juang teman-teman dalam kompetisi ini. Lisensi akan terus mewadahi potensi mahasiswa dalam riset ekonomi,” ujar Jo saat diwawancarai via WhatsApp.
Salah satu peraih Juara 2 Islamic Economic Olimpiade, Aisyah Amalia, mengungkapkan kebahagiaan dan rasa syukurnya atas pencapaian ini. Terlebih, kemenangan tersebut diraih usai melewati berbagai tantangan selama proses kompetisi berlangsung.
“Keberhasilan ini dicapai tentu melalui persiapan yang matang serta proses belajar yang konsisten. Selain itu, faktor lainnya adalah adanya kerja sama tim yang baik, di mana setiap kendala yang muncul dapat diselesaikan secara bersama dengan komunikasi yang baik,” ujar Aisyah.
Mahasiswa Ekonomi Syariah angkatan 2024 itu menuturkan bahwa timnya sempat menghadapi rintangan dan kendala saat babak penentuan.
“Salah satu rintangan utamanya ialah pada tahap penyusunan esai di babak final, mengingat ini pengalaman pertama kami dalam menyusun esai untuk perlombaan tersebut. Namun, melalui kerja sama tim yang baik, seluruh kendala dapat diatasi dengan optimal,” tambahnya.
Mengakhiri wawancara, Aisyah menaruh harapan besar bagi masa depan organisasi dan menitipkan pesan bagi sesama mahasiswa.
“Harapan saya, KSEI Lisensi dapat terus berkembang dan konsisten mencetak prestasi melalui kader-kadernya dalam berbagai bidang perlombaan, baik di tingkat nasional, maupun internasional. Untuk teman-teman anggota yang lain, jangan ragu untuk mencoba setiap kesempatan yang ada, karena dari kesempatan tersebut bisa menjadi titik awal untuk berkembang dan meningkatkan potensi diri ke arah yang lebih baik,” pungkas Aisyah.
Reporter: Adam Nur Fadhilah | Editor: Laila Nurrahma | Publisher: Geri Maulana Saputra
