Lawan Keraguan dan Berani Mencoba, Nadifa Raih 1st Runner-Up English MC Competition di UNY
Lawan Keraguan dan Berani Mencoba, Nadifa Raih 1st Runner-Up English MC Competition di UNY

Gedung Kemahasiswaan, Berita Kemahasiswaan OnlineNadifa Ambar Faizah, mahasiswi Fakultas Psikologi semester 4, berhasil meraih 1st Runner-Up pada UNY (Universitas Negeri Yogyakarta) English Competition #11 dalam kategori English Master of Ceremonies Competition. Kompetisi ini mempertemukan mahasiswa dari berbagai universitas di tingkat nasional.

Nadifa menjelaskan bahwa pada babak awal, ia membawakan naskah bertema Launching Ceremony. Di babak final, peserta diberikan rundown acara secara mendadak dengan tema Exhibition

“Awalnya saya cukup terkejut karena rundown yang diberikan cukup kompleks, sementara kami hanya memiliki waktu 30 menit untuk menyusunnya menjadi naskah pembawa acara semiformal dalam bahasa Inggris yang menarik, terstruktur, dan profesional,” ujar Nadifa (6/06/2026).

Tantangan terbesar yang dialami Nadifa adalah melawan keraguan diri sendiri dan menyesuaikan latihan dengan jadwal kuliah yang padat. Ia juga harus membagi waktu antara Ujian Tengah Semester (UTS) dan tugas perkuliahan. 

“Saya sering bertanya-tanya apakah kemampuan saya sudah cukup baik untuk bersaing di tingkat nasional. Selain itu, persiapannya juga bertepatan dengan UTS dan berbagai tugas perkuliahan. Jadi tantangannya bukan hanya berlatih, tetapi juga mengatur waktu dan menjaga konsistensi latihan di tengah kesibukan akademik,” kata Nadifa.

Nadifa juga menilai kompetisi tersebut memberinya pelajaran bahwa proses dalam meraih pencapaian merupakan hal yang paling bermakna dan berharga.

“Hasil akhir hanyalah satu bagian kecil dari perjalanan. Pengalaman berlatih, menerima masukan, dan belajar menghadapi rasa takut justru menjadi hal yang paling berharga bagi saya,” ujarnya.

Meski belum memiliki pengalaman mengikuti lomba Master of Ceremonies berbahasa Inggris, Nadifa tetap mengambil kesempatan tersebut sebagai sarana untuk berkembang.

“Saya percaya bahwa kemampuan tidak akan berkembang jika kita selalu berada di zona nyaman. Kesempatan untuk berkembang sering kali datang dalam bentuk tantangan. Karena itu, saya memilih untuk tetap mencoba,” tambah Nadifa.

Nadifa turut memberi pesan bagi mahasiswa yang ingin mencoba tetapi masih ragu. Ia mendorong mereka untuk berani mengambil langkah pertama karena setiap perjalanan yang luar biasa selalu dimulai dari keberanian untuk mencoba. 

Reporter: Arini Aisyah Putri Bambang | Editor: Rakhma Imamatul Ummah | Publisher: Dini Azzahra