Leadership Camp 2026 Dorong Mahasiswa Bangun Pola Pikir dan Manajemen Organisasi
Gedung Kemahasiswaan - Berita Kemahasiswaan Online Kemahasiswaan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta melalui koordinasi Forum Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) menyelenggarakan kegiatan Soft Skill & Leadership Camp 2026 di Hotel Ball's Place, Sentul, Bogor. Kegiatan yang mengusung tema “Grow Your Skill, Lead With Purpose, Inspire Together” ini berlangsung selama tiga hari, mulai Selasa hingga Kamis 19-21 Mei 2026.
Kegiatan tersebut diikuti oleh delegasi pengurus Organisasi Mahasiswa (Ormawa) Universitas, yakni; Senat Mahasiswa (Sema), Dewan Mahasiswa (Dema), Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) dan Lembaga Otonom (LO). Leadership Camp ini menghadirkan narasumber, yaitu Muhammad Zaki Mubarak, S. Sos., Muhammad Naufal Waliyyuddin, S.Sos., Zulfikar Ali Musa, dan Founder KAHFI BBC Motivator School sekaligus narasumber utama, Dr. Ir. H. Tubagus Wahyudi, S.T., M.Si., MCHt., CHI.
Ketua Tim Kemahasiswaan dan Alumni, Muhammad Furqon, S.Pd., M.A., menyampaikan, target utama yang ingin dicapai dari kegiatan ini adalah pembentukan pola pikir leader untuk para pengurus Ormawa tingkat Universitas seperti kemampuan membaca karakter orang lain. Hal ini dinilai sangat penting agar seorang pemimpin bisa menentukan sikap dan menerapkan pola komunikasi yang baik di dalam tim.
“Jadi, kita sebagai pemimpin bukan hanya memahami kelebihan diri sendiri, tapi juga mengenali karakter anggota yang dipimpin,” ujar Furqon, Selasa (19/5).
Hal ini sejalan dengan pengalaman yang dirasakan oleh Wakil Internal UKM Federasi Olahraga Mahasiswa (Forsa), Hawa Rahmadani Rukkeng. Hawa mengungkapkan bahwa rangkaian acara pada hari pertama langsung mengingatkannya tentang pentingnya mengontrol diri dan mengendalikan emosi pribadi dalam sebuah organisasi.
"Di Forsa itu memiliki 14 divisi dengan banyak kepala yang otomatis punya perbedaan pendapat. Melalui kegiatan ini tentunya sangat membantu saya memahami bagaimana mengontrol diri agar komunikasi dan koordinasi dalam suatu organisasi, khususnya di Forsa tetap bisa berjalan dengan seimbang," kata Hawa,
Senada dengan hal tersebut, delegasi Dewan Eksekutif Mahasiswa Universitas (Dema-U) UIN Jakarta, Muhammad Mutaibin, mengaku mendapatkan banyak pengalaman baru, serta teman-teman baru. Selain itu, ia juga merasa pelatihan tersebut menjadi tempat yang pas untuk memperdalam ilmu manajemen tim yang belum pernah ia dapatkan di tempat lain.
"Di kegiatan leadership camp ini, keterampilan komunikasi, kerja sama tim, serta manajemen kelompok kami benar-benar diasah," ungkap Mutaibin, Selasa (19/5).
Selain itu, Mutaibin juga menyampaikan apresiasi yang tinggi terhadap pihak Kemahasiswaan dan Forum UKM yang telah sukses menginisiasi kegiatan ini untuk ketiga kalinya. Ia menilai program pembekalan kepemimpinan seperti ini merupakan wadah proses bersama yang sangat positif, sehingga harus terus dipertahankan dan dilanjutkan secara konsisten di tahun-tahun berikutnya.
"Ini ilmu mahal, ilmu daging yang kita dapatkan di luar jam kuliah gitu loh. Terima kasih banyak untuk Kemahasiswaan dan Forum UKM, saya sangat mengapresiasi karena telah menyediakan wadah yang sangat bermanfaat untuk kita di organisasi," pungkasnya.
Reporter: Siti Julfa Fitriyah |Editor: Muhammad Naufal Waliyyuddin |Publisher: Muhammad Haikal Aby
Dokumentasi:





