Mahasiswa Penerima Beasiswa Baznas Gelar Pesantren 1000 Cahaya Ramadhan, Tanamkan Prestasi dan Empati
TBM Kolong Flyover Ciputat, Berita Kemahasiswaan Online — Pesantren 1000 Cahaya Ramadhan kembali digelar oleh mahasiswa penerima Beasiswa Cendekia Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) UIN Jakarta di Taman Bacaan Masyarakat (TBM) Kolong Flyover Ciputat pada Jumat (27/02/2026). Kegiatan itu menjadi ruang berbagi, edukasi, serta penguatan empati bagi anak-anak dan orang tua dalam suasana buka puasa bersama.
Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan UIN Jakarta, Prof. Ali Munhanif, M.A., Ph.D., dalam sambutannya menekankan pentingnya meneladani mahasiswa penerima beasiswa sebagai sosok yang gigih dan berprestasi. Ia juga mengapresiasi dukungan Baznas yang konsisten menghadirkan Pesantren 1000 Cahaya Ramadhan sebagai agenda tahunan.
“Ini kegiatan tahunan yang mendorong adik-adik untuk terus berprestasi, rajin beribadah, dan meraih masa depan yang lebih baik,” ujarnya pada Jumat, (27/02/2026).
Ia menegaskan, program ini tidak sekadar buka puasa bersama, tetapi juga menjadi wadah pembinaan dan pengkajian agar anak-anak tumbuh dengan semangat belajar serta keimanan yang kuat. Menurutnya, pendidikan dan pelatihan yang diberikan diharapkan dapat membantu mereka meraih masa depan yang lebih cerah.
“Pesantren Seribu Cahaya Ramadhan adalah program untuk adik-adik semua, tidak hanya di sini, tetapi juga di berbagai tempat lain. Kegiatan ini juga menjadi pengingat bagi kita untuk mendoakan saudara-saudara kita di Palestina,” tuturnya.
Dalam kesempatan yang sama, Kepala Divisi Pendidikan dan Dakwah Baznas Republik Indonesia (RI), Ilman Faqih Shibgotulloh, S.PWK., M.A., menyampaikan, TBM merupakan ruang tumbuh yang dirahmati karena menjadi tempat anak-anak belajar dan bermain. Ia menilai kegiatan itu menanamkan pemahaman bahwa belajar adalah bagian dari ibadah, terlebih di bulan suci Ramadan yang penuh keberkahan.
“Belajar merupakan sebagian dari ibadah. Di bulan suci Ramadan, setiap amal kebaikan dilipatgandakan pahalanya. Semoga kehadiran adik-adik di sini juga menjadi amal ibadah,” katanya pada Jumat, (27/02/2026).
Sementara itu, Ketua Pelaksana Pesantren 1000 Cahaya Ramadhan, Muhamad Rafi, melaporkan bahwa kegiatan itu merupakan inisiatif sosial mahasiswa penerima Beasiswa Cendekia Baznas UIN Jakarta dan telah memasuki tahun kedua pelaksanaannya. Tahun ini, kegiatan diikuti lebih dari 100 anak dan sekitar 60 orang tua, serta diisi dengan pembagian paket buka puasa dan Paket Ramadhan Bahagia berupa sembako.
Ia menambahkan, kegiatan ini juga mengajak anak-anak menulis surat dan doa untuk teman-teman di Palestina sebagai bentuk solidaritas. Surat-surat tersebut rencananya akan dikirimkan langsung agar anak-anak memahami pentingnya berbagi kepedulian dengan saudara yang tengah menghadapi situasi sulit.
“Tujuannya agar adik-adik berempati kepada teman-teman di Palestina. Surat dan pesan mereka akan kami kirimkan langsung kepada anak-anak di sana,” pungkasnya.
Reporter: Anugrah Indah Arani | Fotografer: Maulana Hafidz Arifin Ahmad | Editor: Laila Nurrahma | Publisher: Muhammad Naufal
Dokumentasi:









