Peningkatan Fasilitas Belajar di UIN Jakarta, Smart TV jadi Penunjang Pembelajaran Mahasiswa
Gedung Kemahasiswaan, Berita Kemahasiswaan Online – Sejak November 2025, dalam kurang lebih waktu satu pekan, seluruh kelas di Fakultas Dirasat Islamiyah (FDI) secara bertahap mempunyai fasilitas tambahan untuk pembelajaran di kelas. Fasilitas tersebut adalah smart television atau smart TV. Peningkatan fasilitas pembelajaran ini tak hanya terjadi di FDI saja, melainkan juga di beberapa fakultas lainnya.
Penambahan fasilitas pembelajaran di UIN Jakarta menjadi bagian dari upaya kampus dalam meningkatkan kualitas pembelajaran berbasis teknologi. Dengan smart TV, materi kuliah dapat disajikan secara visual sehingga diharapkan mampu mendukung proses belajar yang lebih interaktif.
Mahasiswa FDI angkatan 2023, Fakhruddin, mengutarakan, peningkatan fasilitas pembelajaran di kampus bisa membuat pembelajaran lebih menarik, interaktif, dan mudah dipahami karena materi kuliah dapat ditampilkan secara visual. Ia menilai, kehadiran smart TV membuat tampilan materi menjadi lebih jelas dibandingkan penggunaan proyektor sebelumnya. Ia menyebut kualitas gambar yang lebih jernih membantu mahasiswa memahami materi secara lebih baik.
“Proses interaksi mahasiswa di kelas setelah ada smart TV memang tidak banyak berubah, tetap sama seperti sebelumnya. Namun, teman-teman saya jadi lebih semangat belajar ketika smart TV disediakan di setiap kelas,” ucap Fakhruddin, pada Senin (20/4/2026).
Berbeda halnya dengan Fakhruddin, Nur Wahid Fikran Kamil, mahasiswa Program Studi (Prodi) Pendidikan Bahasa Arab (PBA) belum merasakan adanya peningkatan fasilitas tersebut. Ia mengungkapkan, meski belum semua kelas di Prodi PBA merasakannya, ia mengapresiasi langkah kampus dalam meningkatkan sarana pembelajaran.
Selain itu, Fikran juga mendorong agar ke depannya fasilitas itu dapat dirasakan secara merata oleh seluruh mahasiswa di UIN Jakarta. Smart TV berpotensi besar dalam mendukung pembelajaran yang lebih interaktif dan variatif.
“Dalam konteks PBA, misalnya, penggunaan media audiovisual bisa membantu pemahaman bahasa Arab secara lebih kontekstual,” ujar mahasiswa yang kerap disapa Fikran itu, (20/4/2026).
Lebih lanjut, menurutnya, manfaat yang diharapkan dari adanya smart tv, yaitu peningkatan kualitas pemahaman materi, efisiensi dalam penyampaian pembelajaran, serta meningkatnya minat belajar mahasiswa. Selain itu, juga dapat menjadi langkah awal dalam memperkuat literasi digital mahasiswa.
Soal harapan, Fikran sebagai Ketua Himpunan Mahasiswa Prodi (HMPS) PBA berharap, semoga fasilitas tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal oleh dosen dan mahasiswa untuk menciptakan suasana belajar yang lebih dinamis serta pendistribusian yang lebih merata.
“Kami berharap ke depan kampus dapat menyusun perencanaan distribusi yang terarah dan transparan. Selain itu, penting juga adanya evaluasi berkala agar penggunaan fasilitas ini benar-benar efektif dan tepat sasaran,” pungkasnya.
Reporter: Laila Nurrahma |Editor: Muhammad Naufal Waliyyuddin |Publisher: Muhammad Haikal Aby
