Perjalanan Ketua Umum KMM RIAK Selesaikan Studi di Tengah Produktivitas Organisasi
Gedung Kemahasiswaan, Cerita Mahasiswa - Di tengah kesibukannya sebagai Ketua Umum Unit kegiatan mahasiswa (UKM) Komunitas Musik Mahasiswa (KMM) Ruang Inspirasi Atas Kegelisahan (RIAK) periode 2025/2026, Muhammad Firza Adam sukses menyelesaikan studinya secara tepat waktu. Ia resmi meraih gelar sarjana pada Wisuda ke-140 UIN Jakarta.
Ketertarikan Firza terhadap Program Studi (Prodi) Hukum Keluarga membawanya untuk menempuh pendidikan sarjana di Fakultas Syariah dan Hukum (FSH) UIN Jakarta. Seiring berjalannya waktu, ia turut mengembangkan diri di bidang nonakademik melalui KMM RIAK yang menjadi wadah untuk menyalurkan kecintaannya terhadap musik.
“Alasan memilih UIN karena ada prodi yang ingin saya ambil yang dimana dapat menjadi langkah awal untuk mencapai cita-cita saya. Memilih UKM KMM RIAK karena saya ingin mendalami dunia musik pada saat itu,” ujar Firza, Rabu (3/6).
Firza mengakui bahwa menjalani perkuliahan dan organisasi secara bersamaan bukanlah hal yang mudah. Baginya, akademik tetap menjadi prioritas utama, namun amanah sebagai Ketua Umum KMM RIAK juga harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab dan komitmen.
Untuk dapat menyeimbangkan keduanya, ia belajar membangun manajemen waktu yang baik serta menjaga komunikasi dengan rekan organisasi dan teman-teman kuliah. Menurutnya, hal tersebut menjadi kunci agar aktivitas akademik dan organisasi dapat berjalan beriringan tanpa saling menghambat.
“Tantangan selama berkuliah di UIN dan berkegiatan di UKM adalah membagi fokus dan energi untuk keduanya. Yang dimana tentu kuliah merupakan prioritas saya dan UKM merupakan amanah organisasi yang wajib dijalani dengan penuh komitmen. Namun, dari situ saya belajar untuk mengatur waktu, komunikasi, dan bertanggung jawab sehingga dapat mengerjakan semua hal itu dengan baik,” jelasnya.
Menurut Firza, UKM merupakan wadah penting bagi mahasiswa untuk mengembangkan diri sekaligus mengasah potensi di luar bidang akademik. Selama aktif di KMM RIAK, ia berhasil menciptakan 3 lagu yang telah dirilis di platform musik Spotify. Baginya, UKM dapat menjadi ruang bagi mahasiswa untuk mengembangkan kemampuan sesuai minat dan bakat yang dimiliki.
“Saya di UKM KMM RIAK berhasil merilis 3 lagu di platform musik seperti Spotify salah satunya. Menurut saya, sebagai mahasiswa kita bisa mengembangkan potensi melalui bidang atau hal-hal yang kita minati,” tuturnya.
Firza menilai KMM RIAK memiliki peran besar dalam proses perjalanan studinya di UIN Jakarta. Melalui UKM tersebut, ia memperoleh banyak pengalaman berharga, mulai dari kreativitas, cara membangun kerja sama tim, hingga belajar menjadi pemimpin yang mampu berkomunikasi dengan baik.
Menurutnya, KMM RIAK memberikan saya banyak pelajaran yang tidak saya dapat di bangku kuliah. Ia menjelaskan, KMM RIAK mengajarkan dirinya untuk bekerja sama dengan orang-orang yang memiliki karakter berbeda, belajar komunikasi, belajar untuk menjadi pemimpin, membuat lagu, serta mengajarkan anggota untuk terus berkembang sehingga menjadi orang yang kompetitif dan siap dalam berbagai tantangan.
Firza menegaskan, aktivitasnya di KMM RIAK tidak menghalanginya untuk menuntaskan pendidikan tepat waktu. Dukungan yang ia terima dari lingkungan organisasi justru mendorongnya untuk tetap semangat menjalani perkuliahan. Usai lulus, ia bertekad mengembangkan karier sesuai dengan bidang keilmuannya sekaligus terus menekuni dunia musik yang menjadi minatnya.
“Peran mereka semua sangat berpengaruh di hidup saya, baik orang tua yang selalu support saya selama kuliah, dosen yang mengajar dan mentransfer ilmunya, dan tentunya kampus sebagai sarana belajar saya selama berkuliah. Rencana setelah lulus UIN, saya akan terus belajar mendalami prodi yang saya ambil yaitu hukum keluarga dan menjadi praktisi,” ucapnya.
Lebih lanjut, Firza berpesan bahwa setiap mahasiswa harus senantiasa memelihara pola pikir yang positif serta tidak mudah menyerah dalam mengusahakan suatu hal. Ia meyakini ikhtiar yang diiringi doa dapat membuahkan hasil terbaik.
“Terus berdoa, berusaha, dan terus berprasangka baik kepada-Nya akan masa depan kita yang cerah, gemilang, serta bahagia dunia dan akhirat,” pungkasnya.
Reporter: Alfiah Ziha Rahmatul Laili |Editor: Muhammad Naufal Waliyyuddin |Publisher: Muhammad Haikal Aby
Dokumentasi:

