Perjalanan Nurazmi Suherman Tumbuh dan Berprestasi Lewat UKM Pramuka
Gedung Kemahasiswaan, Kisah Inspiratif Mahasiswa— Nurazmi Suherman Putri, mahasiswa Program studi (Prodi) Aqidah dan Filsafat Islam semester enam, aktif mengikuti Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Pramuka Racana Fatahillah-Nyimas Gandasari sejak menjadi mahasiswa baru. Ia menyatakan bahwa keterlibatannya tidak hanya berfokus pada kegiatan akademik, tetapi juga non akademik yakni keorganisasian.
“Saya tertarik pada pengembangan diri, kepemimpinan, dan kegiatan sosial yang memberi dampak nyata,” ujarnya saat diwawancarai melalui pesan WhatsApp, pada Minggu (20/4/26).
Nurazmi menjelaskan, ketertarikannya terhadap UKM Pramuka di perguruan tinggi bermula dari pengamatannya terhadap keberadaan organisasi serta sistem pembinaan yang telah terbentuk sejak jenjang pendidikan dasar. Sebelum memutuskan untuk bergabung, ia terlebih dahulu mengikuti sejumlah kegiatan untuk mengenal lingkungan organisasi. Ia juga menyebut bahwa organisasi menjadi ruang belajar yang melengkapi proses akademik di kelas serta menjadi tempat untuk memperoleh pengalaman.
“Karena saya sadar, kemampuan tidak cukup hanya dari kelas dan relasi itu diperlukan. Organisasi memberi ruang untuk belajar langsung tentang tanggung jawab, komunikasi, mengasah soft skill dan cara menghadapi realitas,” katanya.
Ia menambahkan bahwa kegiatan organisasi membentuk dirinya menjadi lebih disiplin, mandiri dan bertanggung jawab. Tidak hanya itu, pada tahun 2024, ia menerima Student Achievement Award UIN Jakarta sebagai bentuk apresiasi atas pencapaiannya. Ia menyebut keterlibatannya dalam organisasi memberi pengalaman, relasi, serta pola pikir yang lebih terbuka, termasuk kemampuan mengelola diri, kerja sama tim, dan menghadapi tantangan dengan tenang dan terarah.
“Salah satu yang paling berkesan adalah saat mengikuti kegiatan pengembaraan, delegasi kegiatan pramuka Perguruan Tinggi Keagamaan (PTK) se-Indonesia. Dari sana, saya belajar banyak tentang ketahanan diri, kerja sama, dan bagaimana tetap bertanggung jawab dalam kondisi yang tidak selalu nyaman,” ungkapnya.
Ia juga mengikuti program Pramuka seperti bina satuan, bina masyarakat, dan pengembaraan yang melibatkan kegiatan lapangan. Menurutnya, program Pramuka memberikan dampak besar karena tidak hanya menjadi sarana belajar, tetapi juga pengalaman langsung dalam berinteraksi dengan murid, lingkungan sekitar, serta menumbuhkan kepedulian sosial.
Ke depan, Nurazmi berharap organisasi Pramuka di perguruan tinggi dapat terus berkembang dengan menyesuaikan diri terhadap perkembangan zaman. Menurut dia, inovasi program dan pemanfaatan media sosial menjadi langkah penting untuk menjaga relevansi organisasi. Harapannya juga, Pramuka dapat selalu berkembang dan memberikan kontribusi nyata bagi lingkungan kampus maupun masyarakat.
“Menurut saya, Pramuka harus tetap menjaga nilai dasarnya, tetapi cara penyampaiannya perlu menyesuaikan zaman. Contohnya dengan aktif di media sosial, membuat program yang sesuai dengan kebutuhan mahasiswa, dan memperkuat kolaborasi dengan organisasi lain,” katanya.
Di akhir pernyataannya, ia juga menyampaikan keinginannya untuk terus berproses dalam organisasi dan lingkungan masyarakat. “Saya ingin berkembang menjadi pribadi yang lebih matang, bisa berkontribusi nyata, dan menjadi bagian dari kader yang membawa dampak positif, baik di kampus maupun masyarakat,” pungkasnya.
Reporter: Dela Varisa |Editor: Muhammad Naufal Waliyyuddin |Publisher: Muhammad Haikal Aby
Dokumentasi:








