Perkuat Jejaring Kopma Nasional, Jamkopnas 2026 Gelar Forum Komunikasi Kopma Indonesia di UIN Jakarta
Perkuat Jejaring Kopma Nasional, Jamkopnas 2026 Gelar Forum Komunikasi Kopma Indonesia di UIN Jakarta

Uni Club, UIN Jakarta, Berita Kemahasiswaan Online Dalam rangkaian acara Jambore Koperasi Nasional (Jamkopnas) 2026, Forum Komunikasi Koperasi Mahasiswa Indonesia digelar melalui kegiatan Focus Group Discussion (FGD) dengan Koperasi Mahasiswa (Kopma) UIN Jakarta sebagai tuan rumah penyelenggaraan.

Kegiatan ini diikuti oleh 35 delegasi koperasi mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia pada Rabu (5/8/2026). Sejumlah Kopma yang hadir di antaranya ialah Kopma UGM (Universitas Gadjah Mada), Kopma UAD (Universitas Ahmad Dahlan), Kopma Universitas Bengkulu, Kopma Berdikari Politeknik Negeri Jember, Kopma Al-Iqtishad UIN Palu, Kopma Mandiri Politeknik Negeri Lampung, Kopma UNSIL (Universitas Siliwangi), Kopma UIN Jambi, Kopma UIN Bandung, Kopma UNY (Universitas Negeri Yogyakarta), dan lainnya.

Forum ini menjadi ruang diskusi untuk membahas pengembangan koperasi mahasiswa serta tantangan yang dihadapi dalam pengelolaan organisasi. Dalam sesi FGD, dihadirkan pula Irvan Mandala sebagai pemateri dan Shohibul Anwar sebagai moderator. 

Sesi diskusi berjalan dengan sangat interaktif dan penuh antusiasme. Salah satu peserta menyampaikan kendala terkait minimnya dukungan universitas terhadap pengembangan usaha Kopma. Peserta tersebut menjelaskan bahwa keterbatasan ruang usaha di lingkungan kampus menjadi salah satu hambatan dalam memperluas kegiatan koperasi mahasiswa.

Menanggapi hal tersebut, Shohibul menjelaskan bahwa penguatan hubungan dengan pihak kampus menjadi langkah penting dalam membangun dukungan terhadap Kopma.

“Hal yang perlu diperhatikan terlebih dahulu adalah melihat urgensi yang dibangun, apakah sudah selaras dengan pihak-pihak terkait. Selain itu, diperlukan pula pendekatan emosional dengan pihak rektorat agar terjalin komunikasi yang baik,” ujar Shohibul.

Selain itu, peserta lainnya yang berasal dari Kopma Universitas Bengkulu turut mempertanyakan arah gerak koperasi mahasiswa ke depan, khususnya mengenai posisi Kopma terhadap pemerintah maupun sebagai organisasi mandiri.

Dalam merespons persoalan tersebut, Shohibul menekankan bahwa Kopma memiliki peran sebagai wadah pembelajaran koperasi dan kewirausahaan bagi mahasiswa. Menurutnya, koperasi mahasiswa tidak hanya mengajarkan organisasi, tetapi juga memberikan pengalaman dalam mengelola usaha secara mandiri.

“Dengan adanya Kopma, mahasiswa tak hanya mempelajari koperasi sebagai sistem rugi dan untung, tetapi juga mengembangkan kemampuan kemandirian dalam ekonomi. Terkait Kopdes dan arah gerak dalam ranah pemerintah, hal tersebut memang sempat dibahas, tapi prosesnya tentu tidak mudah, karena perlu berbagai tahapan dan dinamika kebijakan yang cukup panjang,” ujar Shohibul.

Melalui forum ini, para peserta diharapkan dapat memperkuat kolaborasi antar koperasi mahasiswa serta membangun strategi pengembangan Kopma yang lebih berkelanjutan di masa mendatang.

Reporter: Arini Aisyah Putri Bambang | Editor: Rakhma Imamatul Ummah | Publisher: Dini Azzahra

Penanggung Jawab: Prof. Ali Munhanif, M.A., Ph.D
Producer Advisor: Muhammad Furqon, S.Pd.I., M.A., Samsudin, S.Kom, Muhammad Adam Camubar, S.E., Sisca Nofianti, SEI

Dokumentasi:

jambkopnas1

jambkopnas2