Rekomendasi Tempat Nugas Favorit Mahasiswa UIN Jakarta di Lingkungan Kampus 1
Gedung Kemahasiswaan, Rekomendasi Mahasiswa – Dalam menjalani aktivitas perkuliahan sehari-hari, beberapa mahasiswa kerap mempertimbangkan tempat yang nyaman untuk mengerjakan tugas kuliah. Pada tahun 2026 UIN Jakarta menyediakan beragam fasilitas hingga ruang belajar terbuka yang dapat dimanfaatkan mahasiswa untuk menunjang proses belajar mereka.
Mahasiswa Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK), Siti Nisaul Ulya mengungkapkan, memilih lokasi untuk mengerjakan tugas sudah menjadi kebiasaan yang sering ia lakukan sebelum mulai belajar. Baginya, suasana yang nyaman serta kelengkapan fasilitas pendukung menjadi pertimbangan penting dalam menentukan tempat nugas.
“Sering banget (mencari tempat nugas) karena untuk ngerjain tugas butuh tempat yang nyaman dan pastinya bisa akses ke semua fasilitas dengan mudah,” ujar Nisaul, Jumat (15/5).
Adapun rekomendasi tempat nugas ternyaman versi Nisaul adalah perpustakaan FITK, ruang kelas, serta area lobi tengah FITK yang berada di dekat lift mahasiswa. Ia menilai ketiga lokasi tersebut cukup nyaman untuk belajar karena tersedia fasilitas pendukung seperti wifi, stopkontak, dan musala. Dari ketiganya, perpustakaan menjadi tempat favoritnya lantaran memudahkan dirinya mencari berbagai buku referensi yang dibutuhkan untuk mengerjakan tugas.
“Perpus jadi pilihan pertama karena sudah pasti disana suasananya nyaman, tentram, adem, ada wifi dan banyak colokan, juga bisa cari referensi buku secara langsung,” ujarnya.
Sementara itu, mahasiswa Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi (Fdikom) Iffa Auliya, turut membagikan rekomendasi tempat nugas favoritnya di lingkungan Kampus 1 UIN Jakarta. Beberapa tempat yang menurutnya nyaman untuk mengerjakan tugas di antaranya gazebo, perpustakaan utama maupun perpustakaan Fdikom, serta kafe dekat Student Center (SC).
Berbeda dengan Nisaul, Iffa menilai bahwa selain karena wifi dan stopkontak, kebebasan untuk membawa makanan menjadi pertimbangan utama bagi dirinya dalam menentukan tempat nugas. Menurutnya, adanya camilan atau makanan saat mengerjakan tugas cukup membantu dirinya tetap fokus dan nyaman selama belajar, sehingga ia cenderung memilih tempat yang memperbolehkan untuk membawa makanan sendiri.
“Harus ada meja, wifi, colokan, dan adem. Cuma buat aku nugas itu harus ngemil, apalagi aku kalau nugas biasanya seharian,” tutur Iffa, Kamis (14/5).
Lebih lanjut, Iffa menjelaskan bahwa dirinya lebih senang mengerjakan tugas di area kampus karena suasana di lingkungan tersebut membuatnya lebih mudah mendapatkan ide untuk tugas yang sedang dikerjakan. Selain itu, ia juga merasa lebih termotivasi dan bersemangat dibandingkan ketika harus mengerjakannya di kos.
“Sangat berpengaruh karena kalau di luar aku jadi dapat ide-ide baru. Di jalan menuju tempat nugas aja, aku bisa lebih semangat,” ujarnya.
Sejalan dengan Iffa, Nisaul juga mengatakan bahwa kualitas tempat nugas cukup memengaruhi mood dirinya saat mengerjakan tugas. Jika tempatnya kurang nyaman, ia cenderung akan merasa sulit fokus untuk menyelesaikan tugas.
“Sangat berpengaruh, karena kalau tempat yang dipilih buat nugas itu enggak mendukung yang ada kita jadi sulit dan enggak mood. Colokan itu penting banget karena kita nugas pake hp dan laptop, semisal baterainya lowbat tapi ga ada colokan yang ada malah enggak bisa ngerjain tugas,” jelasnya.
Dalam seminggu, Nisaul mengaku bisa mengerjakan tugas di lingkungan kampus sekitar 2 hingga 3 kali. Ia lebih memilih menugas di kampus karena merasa lebih fokus dan lebih cepat menyelesaikan tugas dibandingkan ketika belajar di luar kampus yang menurutnya lebih banyak gangguan.
“Kalau di kampus bisa lebih fokus dan pengin cepat selesai, kalau di tempat lain lebih banyak distraksinya. Kayak misal di kafe, di sana itu banyak banget distraksinya misalnya dari musik, ramai pengunjung yang lain, dan lain sebagainya,” pungkasnya.
Reporter: Alfiah Ziha Rahmatul Laili |Editor: Muhammad Naufal Waliyyuddin |Publisher: Muhammad Haikal Aby
