Rektor Tekankan Transformasi UIN Jakarta Menuju Kampus Berdaya Saing Global Dalam Acara Dies Natalis ke-69 UIN Jakarta
Auditorium Harun Nasution, Berita Kemahasiswaan Online – Acara Dies Natalis ke-69 ADIA/IAIN/UIN Syarif Hidayatullah Jakarta yang digelar di Aula Harun Nasution menjadi refleksi perjalanan institusi dalam penguatan pendidikan tinggi Islam, inovasi, serta kontribusi bagi bangsa dan kemanusiaan.
Rektor UIN Jakarta, Prof. Asep Saepudin Jahar, M.A., Ph.D., turut menyampaikan pidato dalam acara tersebut. Ia menekankan pentingnya momentum Dies Natalis sebagai ruang refleksi atas perjalanan panjang UIN Jakarta dalam mengembangkan pendidikan tinggi Islam yang unggul, inklusif, serta berorientasi pada kemajuan ilmu pengetahuan dan kemanusiaan.
Dalam pidatonya, ia menegaskan bahwa sidang senat terbuka bukan sekadar forum seremonial akademik.
“Sidang senat terbuka ini bukan sekadar forum academic ceremonial. Lebih dari itu, forum ini adalah ruang pertanggungjawaban moral akademik atas perjalanan UIN Jakarta dalam menjaga pendidikan tinggi Islam serta memperkuat peran kampus dalam pembangunan bangsa,” ujarnya pada Rabu (17/06/2026).
Ia menekankan bahwa UIN Jakarta terus beradaptasi terhadap perubahan zaman dengan memperkuat inovasi dan jejaring global. Menurutnya, kampus tak hanya menjaga tradisi akademik, tetapi juga meningkatkan mutu tata kelola serta menghadirkan dampak nyata bagi masyarakat.
“UIN Jakarta terus bergerak sebagai kampus keislaman terhadap perubahan zaman. Kita tidak hanya merawat tradisi akademik, tetapi juga memperkuat inovasi, memperluas jejaring internasional, serta meningkatkan mutu tata kelola,” ungkapnya.
Dalam pemaparannya, ia menyoroti tema Dies Natalis ke-69 yang mencerminkan komitmen kampus dalam membangun pendidikan tinggi yang inklusif.
“Tema ini menegaskan komitmen kampus untuk mengembangkan pendidikan tinggi yang inklusif serta merefleksikan perjalanan 69 tahun UIN Jakarta dan arah transformasinya sebagai perguruan tinggi Islam yang unggul dan berkontribusi bagi bangsa,” tuturnya.
Ia pun mengajak civitas academica untuk memiliki rasa kepemilikan terhadap kampus.
“Cintailah UIN. Ini rumah kita, this is our home. We spend our time, opportunities, and career here, in UIN Jakarta. Maka mari terus berkarya dan menjaga rumah kita tetap unggul dan bereputasi,” tambahnya.
Melalui momentum ini, Rektor menegaskan bahwa perjalanan 69 tahun UIN Jakarta bukan hanya menjadi catatan sejarah kelembagaan, tetapi juga menjadi penguat arah transformasi universitas ke depan.
Reporter: Arini Aisyah Putri Bambang | Editor: Rakhma Imamatul Ummah | Fotografer: Rahmawati Fitri | Publisher: Dini Azzahra
Dokumentasi:




