Relevansi LPM Journo Liberta dalam Persiapkan Karier Mahasiswa menjadi Pers
Relevansi LPM Journo Liberta dalam Persiapkan Karier Mahasiswa menjadi Pers

Gedung Kemahasiswaan UIN Jakarta, Berita Online Kemahasiswaan - Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi (Fdikom) memiliki beberapa Lembaga Semi Otonom (LSO) yang menjadi wadah mahasiswa untuk mengembangkan potensi, salah satunya, Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) Journo Liberta (JL). LPM JL sebagai wadah bagi mahasiswa Program Studi (Prodi) Jurnalistik untuk mengembangkan potensi yang relevan dengan kebutuhan industri media saat ini.

Alumni LPM JL sekaligus lulusan dari Program Studi (Prodi) Jurnalistik, Sulthony Hasanuddin menjelaskan pentingnya bergabung dan belajar di organisasi pers mahasiswa karena relevan dalam membangun karier profesional. Ia kini berkarier sebagai pewarta foto di Kantor Berita Antara. 

Sulthony menyatakan bahwa Journo Liberta merupakan ruang bebas untuk berkarya sekaligus tempat mengasah dasar-dasar jurnalisme yang kuat bagi anggotanya. Pengalaman praktis yang didapatkan sejak masa kuliah memungkinkan para anggota untuk memiliki portofolio yang solid. 

Sulthony menambahkan, bekal ilmu organisasi tersebut membuatnya mendapatkan kesempatan magang pada tahun 2022 hingga akhirnya resmi bergabung sebagai karyawan di tahun 2023 di media Antara.

“Kalau saya tidak pernah ikut LPM JL, saya tidak bisa jadi salah satu fotografer di Kantor Berita Antara,” ujar Sulthony pada Sabtu (9/5). 

Senada dengan Sulthony, Ketua Umum LPM Journo Liberta 2026, Arya Baihaqi menjelaskan, organisasi yang berdiri sejak 17 September 2012 ini tetap menjaga integritas dan kemandiriannya. Meskipun visinya sejalan dengan pengembangan akademik universitas, Journo Liberta memilih untuk tidak terafiliasi dengan politik praktis pihak kampus manapun guna menjaga integritas sebagai media independen.

“Kesiapan di lapangan kerja sangat relevan dengan diimbangi oleh lulusan JL yang kerja di media ternama untuk saat ini,” ujar Arya, Minggu (2/5). 

Arya menjelaskan, pengembangan potensi anggota dilakukan melalui skema pelatihan berjenjang yang terstruktur. Diawali dengan Pelatihan Jurnalistik Tingkat Dasar (PJTD) dan dilanjutkan Pelatihan Jurnalistik Tingkat Lanjut (PJTL) guna melatih anggota agar mampu menjadi gatekeeper informasi yang berkualitas.

Selain itu, Arya juga memaparkan, kurikulum internal yang diterapkan di Journo Liberta pun dinilai sangat relevan karena melibatkan alumni yang telah berpengalaman di bidangnya. Dengan fokus pada berbagai produk jurnalistik seperti tulisan, podcast dan foto jurnalistik, mahasiswa tidak hanya sekedar memahami teori, tetapi langsung mempraktikkan bagaimana menciptakan karya yang berkualitas dan layak di konsumsi publik.

Reporter : Nikita Earlene Salsabila |Editor : Muhammad Naufal Waliyyuddin |Publisher: Muhammad Haikal Aby