Teater Syahid Hadirkan Realitas Sosial Lewat Penampilan “Kopral Woyzeck”
Teater Syahid Hadirkan Realitas Sosial Lewat Penampilan “Kopral Woyzeck”

Lapangan Student Center, Berita Kemahasiswaan Online - Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Teater Syahid UIN Syarif Hidayatullah Jakarta menampilkan “Kopral Woyzeck” sebuah garapan besar yang disutradarai oleh Syaifullah Almahdi dalam memperingati Milad ke-37 di Lapangan Student Center pada 17-19 Oktober 2025. 

Ketua Umum Teater Syahid 2025, Hasby Mahesa As Sidiq, menyampaikan, pertunjukan “Kopral Woyzeck” menjadi ajang pembuktian seluruh anggota Teater Syahid dalam menampilkan pertunjukan berskala besar. Ia menambahkan, garapan besar ini menjadi rangkaian terakhir prosesi Milad ke-37 Teater Syahid. 

“Garapan ini tidak hanya menjadi perayaan milad, tetapi sekaligus ruang untuk tampil dan berkarya bagi setiap anggotanya,” ujarnya, pada Minggu (19/10/25) . 

Sutradara pementasan Kopral Woyzeck, Syaifullah Almahdi, menjelaskan, pementasan ini tidak sekedar perayaan usia organisasi, tetapi menghadirkan refleksi atas realitas sosial yang masih dirasakan masyarakat hingga hari ini. Ia menjelaskan, naskah yang dipilih memiliki relevansi dengan kondisi sosial di Indonesia mengenai ketimpangan ekonomi, kemiskinan struktural, dan dampak kebijakan yang dinilai tidak berpihak pada rakyat kecil.

“Ketika saya membaca beberapa naskah, saya tertarik pada naskah yang memiliki relevansi dengan peristiwa di Indonesia dalam tiga tahun terakhir yaitu Kopral Woyzeck ini,” ungkap Syaifullah, pada Minggu (19/10/25)

Makna judul Kopral Woyzeck, menurut Syaifullah, tidak dimaksudkan untuk menonjolkan sosok prajurit. Ia ingin penonton melihat Woyzeck sebagai representasi manusia yang tersisih. 

“Saya ingin penonton melihat Kopral Woyzeck bukan sebagai prajurit, tapi sebagai orang yang sengsara, teralienasi, terpinggirkan, dan berjuang keras demi keluarganya,” tuturnya.

Melalui pementasan ini, Syaifullah berharap penonton maupun para pemain dapat menjadi lebih peka terhadap kondisi orang-orang di sekitar mereka. Ia menekankan, pentingnya kesadaran sosial, terutama bagi mereka yang memiliki kekuasaan. 

“Kita ini darah daging manusia, tapi kenapa masih direndahkan oleh para pejabat dan petinggi-petinggi kita,” ucapnya.

Salah satu penonton Teater, Iffatuddiyanah, mahasiswa Pendidikan Bahasa Inggris, mengungkapkan, menonton teater secara langsung memberikan pengalaman yang berbeda dibandingkan menonton film di layar kaca. Ia menambahkan, jarang menyaksikan pertunjukan teater, terlebih di lingkungan kampus.

“Jujur merinding banget. Sangat keren, karena aku jarang nonton teater kayak gini. Ini pertama kali aku nonton teater di UIN Jakarta dan rasanya melihat sesuatu yang baru itu keren banget,” pungkas Iffa pada Minggu (19/10/25).

Reporter: Lulu Khoirun Nisa | Fotografer: Siti Julfa Fitriyah | Editor: Geri Maulana Saputra & Muhammad Naufal Waliyyuddin

Kopral Woyzeck - Teater Syahid 1

Kopral Woyzeck - Teater Syahid 2

Kopral Woyzeck - Teater Syahid 3

Kopral Woyzeck - Teater Syahid 5

Kopral Woyzeck - Teater Syahid 6

Kopral Woyzeck - Teater Syahid 7

Kopral Woyzeck - Teater Syahid 8

Kopral Woyzeck - Teater Syahid 9

Kopral Woyzeck - Teater Syahid 10