Tingkatkan Kepedulian Lingkungan Generasi Muda, AIESEC in UIN Jakarta Gelar Impact Circle 13.0
Tingkatkan Kepedulian Lingkungan Generasi Muda, AIESEC in UIN Jakarta Gelar Impact Circle 13.0

Teater Lantai 2 FEB Pascasarjana, Berita Kemahasiswaan Online – AIESEC in UIN Jakarta sukses menyelenggarakan program talk show interaktif Impact Circle 13.0. Mengangkat tema "Climate Starts With Us: From Awareness to Action". Impact Circle sendiri merupakan platform interaktif dari AIESEC in Indonesia yang dirancang khusus bagi para pemuda untuk mendiskusikan berbagai isu global terkait Sustainable Development Goals (SDGs) serta implementasi nyatanya dalam ruang lingkup lokal.

Ketua Pelaksana Impact Circle 13.0, Rizqi Maulana, mengungkapkan bahwa pemilihan isu lingkungan ini didasari oleh tren positif di kalangan generasi muda saat ini yang mulai menunjukkan kepedulian terhadap gaya hidup berkelanjutan (sustainability life).

"Sebenarnya the main reasons kami ambil isu ini karena kami melihat bahwasanya cukup banyak anak muda sekarang yang mulai aware sama sustainability life, seperti  membawa tumbler atau mulai peka sama isu lingkungan yang terjadi hari ini," ujar Rizqi. 

Guna memperluas dampak dan meningkatkan pemahaman peserta, AIESEC turut menggandeng organisasi lingkungan internasional terkemuka. "Kami mau bring awareness itu lewat acara Impact Circle ini, makanya kami juga mengundang dari NGO Lingkungan Internasional yaitu Greenpeace buat spread more awareness ke youth soal isu lingkungan," tambahnya.

Dalam pelaksanaannya, Impact Circle 13.0 mengemas materi yang berat menjadi lebih relevan bagi mahasiswa UIN Jakarta. Pendekatan dilakukan dengan cara membenturkan permasalahan global langsung ke realitas lingkungan terdekat, khususnya mengenai penumpukan sampah plastik di wilayah Tangerang Selatan.

Melalui metode ini, para peserta diajak memahami keterkaitan erat antara sampah plastik sehari-hari dengan poin SDGs 13.0 mengenai perubahan iklim. Dengan memahami akar permasalahannya (rooted cause), mahasiswa diharapkan dapat menemukan benang merah dan termotivasi untuk menerapkan solusi berskala global ke dalam tindakan lokal sehari-hari.

AIESEC in UIN Jakarta tidak ingin dampak dari gerakan ini berhenti di level regional saja. Melalui sesi khusus (LEADs Sessions by OGX), para mahasiswa ditantang untuk memperluas kontribusi mereka hingga ke ranah internasional.

Rizqi menjelaskan bahwa langkah selanjutnya setelah acara ini adalah mengajak mahasiswa untuk berdampak langsung di dunia internasional melalui program Global Volunteer milik AIESEC. Lewat program ini, pemuda dapat menjadi sukarelawan di luar negeri selama 6 minggu dan memilih proyek yang berfokus pada isu lingkungan, seperti program Green Leaders, Aquatica, Rooted, dan program lingkungan lainnya.

"Jadi flow yang kami kembangkan bukan cuma berdampak di Tangerang Selatan aja, tapi juga berdampak ke masyarakat global," pungkas Rizqi menutup penjelasannya.

Melalui sinergi materi edukatif, aksi lokal, dan peluang berdampak global ini, Impact Circle 13.0 diharapkan mampu mencetak pemimpin-pemimpin muda baru yang siap menjadi bagian dari solusi krisis iklim dunia.

Reporter: Rahadi Rahmaddianto | Editor : Rakhma Imamatul Ummah | Publisher: Dini Azzahra

Dokumentasi:

aiesec2