UIN Jakarta Buka Ruang Kreativitas dan Bakat Vokal Mahasiswa melalui Voice Hunt 2026
Gedung Kemahasiswaan, Berita Kemahasiswaan Online — Ajang pencarian bakat menyanyi Voice Hunt 2026 UIN Jakarta hadir sebagai wadah bagi mahasiswa untuk menunjukkan dan mengembangkan kemampuan di bidang vokal. Kegiatan yang diselenggarakan oleh Pusat Informasi dan Humas (PIH) di Ruang Diorama UIN Jakarta pada Senin dan Selasa, 18–19 Mei 2026, ditujukan khusus bagi mahasiswa aktif UIN Syarif Hidayatullah Jakarta yang memiliki minat dan bakat di bidang vokal.
Ketua pelaksana Voice Hunt 2026 UIN Jakarta, Muhammad Hilwan, menjelaskan, kegiatan tersebut dirancang sebagai ruang bagi mahasiswa untuk tampil dan mengembangkan potensi menyanyi. Menurutnya, kompetisi tersebut akan melalui beberapa tahap seleksi hingga grand final.
“UIN Voice Hunt 2026 itu ajang pencarian bakat menyanyi terbesar khusus untuk mahasiswa aktif UIN Jakarta. Jadi konsepnya memang kami buat sebagai wadah bagi mahasiswa yang punya potensi di bidang vokal untuk bisa tampil dan berkembang lebih serius,” ujarnya melalui pesan WhatsApp, Senin (25/05).
Hilwan mengatakan rangkaian kompetisi terdiri atas audisi, semifinal Top 20, hingga grand final untuk menentukan Top Vocalist. Pemenang kompetisi nantinya akan mendapatkan hadiah berupa produksi music video profesional.
Lebih lanjut, Hilman menjelaskan, selain menjadi ajang kompetisi, kegiatan tersebut juga bertujuan membuka peluang bagi mahasiswa yang memiliki potensi di bidang musik agar lebih dikenal dan diapresiasi. Menurut Hilwan, Voice Hunt diharapkan dapat membantu mahasiswa mengembangkan bakat hingga memiliki peluang masuk ke industri kreatif.
“Tujuan utamanya tentu untuk memberikan wadah bagi mahasiswa UIN Jakarta yang punya bakat di bidang tarik suara agar bisa lebih diapresiasi dan dikenal,” katanya.
Hilwan menambahkan, Voice Hunt terbuka bagi seluruh mahasiswa aktif UIN Jakarta, termasuk mahasiswa yang selama ini belum memiliki ruang untuk menunjukkan kemampuan bernyanyi mereka. Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya diperuntukkan bagi mahasiswa yang aktif di organisasi musik, tetapi juga mahasiswa yang memiliki bakat dari hobi pribadi.
Salah satu peserta Voice Hunt 2026 UIN Jakarta, Luthfira Zahwa Febrianti, mengaku mengetahui informasi kegiatan tersebut melalui media sosial Instagram resmi UIN Jakarta. Menurutnya ketertarikan mengikuti kompetisi tersebut berasal dari hobinya di bidang menyanyi.
“Yang membuat aku tertarik untuk mengikuti kegiatan ini yaitu karena aku memiliki potensi di bidang menyanyi dan itu merupakan hobi saya,” ujarnya, Senin (18/05).
Luthfira menjelaskan bahwa dirinya aktif mengembangkan kemampuan bernyanyi melalui Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Himpunan Qari dan Qariah Mahasiswa (HIQMA), khususnya pada divisi sholawat. Kegiatan tersebut membantunya memperdalam lagu bergenre religi dan gambus yang menjadi minatnya.
“Karena aku itu lebih suka nyanyi lagu di genre religi atau lagu gambus. Jadi aku mau memperdalam lagu-lagu islami, religi, dan gambus tersebut dari UKM untuk mengembangkan bakat aku,” katanya.
Terkait kegiatan acara, Luthfira menilai konsep Voice Hunt tidak jauh berbeda dengan audisi menyanyi pada umumnya, yakni peserta tampil langsung di hadapan juri. Ia juga menilai kegiatan nonakademik seperti itu penting untuk diadakan di lingkungan kampus.
“Menurut aku sangat penting acara ini diadakan. Apalagi di lingkungan kampus di mana mahasiswa itu memiliki bakat terpendam,” ungkapnya.
Ke depannya, Luthfira berharap Voice Hunt dapat terus diselenggarakan sebagai wadah bagi mahasiswa UIN Jakarta untuk menampilkan dan mengembangkan potensi bernyanyi bagi mahasiswa.
“Harapan aku dengan adanya kegiatan Voice Hunt ini ke depannya tetap berjalan untuk mendukung potensi mahasiswa-mahasiswi UIN Jakarta untuk menjadi wadah tempat mereka mengembangkan bakatnya,” tuturnya.
Reporter: Dinda Maulida |Editor: Muhammad Naufal Waliyyuddin |Publisher: Muhammad Haikal Aby
