UIN Jakarta Kenalkan Beragam Layanan Mahasiswa pada PBAK 2026
UIN Jakarta Kenalkan Beragam Layanan Mahasiswa pada PBAK 2026

Auditorium Harun Nasution, Berita Kemahasiswaan Online UIN Jakarta memperkenalkan berbagai layanan akademik dan pendukung kepada mahasiswa baru dalam rangkaian Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) 2026, Kamis (27/8/2026). Layanan yang diperkenalkan meliputi bidang akademik, teknologi informasi, fasilitas kampus, disabilitas, kesehatan, pendanaan, perlindungan mahasiswa, dan informasi publik.

Kepala Biro Administrasi Akademik, Kemahasiswaan, dan Kerja Sama (AAKK), Rahmawati, M.M., menjelaskan layanan akademik yang akan digunakan mahasiswa selama perkuliahan. Ia mengingatkan mahasiswa untuk aktif memperhatikan informasi dan edaran universitas, termasuk terkait pengisian Kartu Rencana Studi (KRS).

“Selalu cari informasi terbaru apabila ada edaran yang dikeluarkan universitas, kalian harus teliti dan jangan sampai lalai dengan info ter-update tentang kampus,” jelasnya.

Pusat Teknologi Informasi dan Pangkalan Data (Pustipanda) turut memperkenalkan e-Semesta, akses Wi-Fi, dan Microsoft 365 sebagai layanan digital pendukung perkuliahan. Mahasiswa dapat memanfaatkan Microsoft Word, Excel, PowerPoint, Teams, serta OneDrive dengan kapasitas hingga 1 Terabyte.

Di bidang fasilitas, Kepala Bagian Umum sekaligus Plt. Biro Perencanaan Keuangan, Dr. Arif Rahman, memperkenalkan Sistem Informasi Manajemen Pengaduan Sarana dan Prasarana (SIMANTRA). Layanan tersebut dapat digunakan mahasiswa untuk melaporkan permasalahan fasilitas kampus.

“Jika ada pelayanan umum terkait dengan air, keran, toilet, jalanan rusak, bangunan, dan lain-lainnya, di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta ada sistem pelaporannya namanya Simantra,” ujarnya.

Sementara itu, Pusat Layanan Disabilitas (PSLD) memperkenalkan layanan akomodasi akademik, layanan umum, dan pengembangan diri bagi mahasiswa penyandang disabilitas. Kepala PSLD, Lisma Diawati Fuaida, menyebut layanan tersebut menjadi bagian dari upaya kampus untuk membantu teman-teman yang membutuhkan.

“Pusat layanan disabilitas ini fungsinya adalah mendampingi atau membantu UIN Jakarta untuk mengimplementasikan kampus inklusif,” tuturnya.

Untuk layanan kesehatan, Rumah Sakit Syarif Hidayatullah menyediakan UGD, rawat jalan, rawat inap, radiologi, laboratorium, serta layanan dokter umum, dokter gigi, dokter spesialis, dan psikolog. Layanan tersebut dapat diakses melalui pembayaran umum, BPJS, maupun asuransi.

Mahasiswa baru juga dikenalkan dengan Social Trust Fund (STF), lembaga yang mengelola filantropi untuk membantu mahasiswa yang mengalami keterbatasan biaya pendidikan. Sejak 2012, STF telah menyalurkan bantuan sebesar Rp2,9 miliar kepada 1.428 mahasiswa.

Di bidang perlindungan mahasiswa, Pusat Studi Gender dan Anak (PSGA) memperkenalkan Rumah Ramah Rahma (R3) sebagai layanan pelaporan kekerasan seksual. Pelaporan dapat dilakukan secara langsung maupun daring melalui sejumlah kanal yang disediakan.

“Laki-laki maupun perempuan berhak melaporkan. Teman-teman yang melihat atau mendengar juga berhak untuk melaporkan,” jelas Koordinator Bidang Gender PSGA, Nadya Kharima.

Selain itu, Pusat Informasi dan Humas (PIH) mengenalkan kanal informasi resmi UIN Jakarta kepada mahasiswa baru. Kanal tersebut meliputi Instagram, YouTube, TikTok, dan WhatsApp Channel yang dapat digunakan mahasiswa untuk memperoleh informasi resmi universitas.

Pengenalan berbagai layanan tersebut menjadi bagian dari pembekalan mahasiswa baru dalam memahami fasilitas dan dukungan yang tersedia di UIN Jakarta. Mahasiswa diharapkan dapat memanfaatkan layanan sesuai kebutuhan selama menjalani kehidupan akademik.

Reporter: Alfassalam Muhammad | Editor: Rakhma Imamatul Ummah | Publisher: Dini Azzahra

Penanggung Jawab: Prof. Ali Munhanif, M.A., Ph.D
Producer Advisor: Muhammad Furqon, S.Pd.I., M.A., Samsudin, S.Kom, Muhammad Adam Camubar, S.E., Sisca Nofianti, SEI