UIN Jakarta Perkuat Sinergi dengan Kemendag RI, Dukung Pengembangan Kampuspreneur di Perguruan Tinggi
UIN Jakarta Perkuat Sinergi dengan Kemendag RI, Dukung Pengembangan Kampuspreneur di Perguruan Tinggi

Tangerang, 16 Oktober 2026 — UIN Syarif Hidayatullah Jakarta memperkuat jejaring kerja sama dengan Kementerian Perdagangan Republik Indonesia melalui penandatanganan kesepakatan bersama yang berlangsung di gedung Indonesia Convention Exhibition (ICE), BSD City, Tangerang, Jumat (16/10/2026). Kegiatan yang dimulai pukul 13.30 WIB tersebut dirangkaikan dengan seminar ekspor dan impor serta pengembangan Kampuspreneur, yakni upaya menggali dan mengembangkan potensi kewirausahaan di lingkungan perguruan tinggi.
Kegiatan ini dihadiri oleh Sekretaris Jenderal Kementerian Perdagangan RI, perwakilan Rektor UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, pimpinan Universitas Presiden, serta mahasiswa dari UIN Jakarta dan Universitas Presiden. Rektor UIN Jakarta diwakili oleh Dr. Hamdy dari Pusat Karier, didampingi Rahmat dan Iswahyuda dari unsur Kerja Sama UIN Jakarta.
Tema Kampuspreneur menjadi salah satu fokus penting kegiatan tersebut. Program ini diarahkan untuk menggali potensi kewirausahaan di lingkungan kampus, mendorong lahirnya wirausaha muda, serta memperkuat peran perguruan tinggi dalam menciptakan sumber daya manusia yang inovatif, mandiri, dan mampu menangkap peluang pasar.
Dalam kegiatan tersebut disampaikan bahwa Kementerian Perdagangan RI telah menjalin kerja sama dengan 27 perguruan tinggi di Indonesia dalam upaya mendorong pengembangan Kampuspreneur. Kolaborasi ini menunjukkan pentingnya keterlibatan perguruan tinggi dalam membangun ekosistem kewirausahaan yang terhubung dengan dunia usaha, perdagangan, dan pasar nasional maupun internasional.
Melalui pendekatan Kampuspreneur, kampus tidak hanya menjadi tempat untuk memperoleh pengetahuan akademik, tetapi juga diharapkan menjadi ruang tumbuh bagi ide bisnis, inovasi produk, pengembangan usaha rintisan, serta peningkatan kapasitas mahasiswa dalam berwirausaha. Potensi riset, kreativitas, dan sumber daya yang dimiliki perguruan tinggi dapat dikembangkan menjadi kegiatan ekonomi produktif yang memberikan manfaat bagi masyarakat.
Selain membahas pengembangan kewirausahaan, seminar ekspor dan impor memberikan wawasan kepada mahasiswa mengenai peluang perdagangan internasional, akses pasar, serta tantangan yang perlu dipahami dalam menjalankan kegiatan bisnis lintas negara. Pemahaman ini penting agar mahasiswa yang tertarik membangun usaha dapat mempersiapkan produk dan model bisnis yang berorientasi pada kebutuhan pasar, termasuk peluang untuk menembus pasar ekspor.
Bagi UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, kerja sama dengan Kementerian Perdagangan RI membuka peluang untuk mengembangkan program yang menghubungkan pendidikan, pengembangan karier, kewirausahaan, dan kebutuhan dunia usaha. Sinergi tersebut juga relevan dengan pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, terutama dalam mendorong inovasi, pemanfaatan hasil penelitian, dan pemberdayaan masyarakat melalui kegiatan kewirausahaan.
Partisipasi mahasiswa UIN Jakarta bersama mahasiswa Universitas Presiden dalam kegiatan ini menjadi kesempatan untuk memperluas wawasan, membangun jejaring, serta memahami hubungan antara kompetensi akademik dan peluang usaha. Keterlibatan mahasiswa diharapkan dapat mendorong tumbuhnya generasi wirausaha muda yang kreatif, adaptif, dan memiliki daya saing.
Ke depan, kerja sama ini diharapkan tidak berhenti pada penandatanganan dokumen kelembagaan, tetapi dapat ditindaklanjuti melalui program konkret, seperti pelatihan kewirausahaan, pendampingan usaha mahasiswa, pengembangan produk inovatif, serta peningkatan pemahaman mengenai perdagangan dan akses pasar.
Melalui sinergi dengan Kementerian Perdagangan RI, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta berpeluang memperkuat peran perguruan tinggi sebagai pusat pengembangan ilmu pengetahuan sekaligus penggerak kewirausahaan yang berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi dan pembangunan nasional.(raza2026)

WhatsApp Image 2026-10-19 at 15.01.46 (1)