UIN Literacy Expo 2026 Perkuat Budaya Literasi Mahasiswa melalui Pameran Buku dan Diskusi Inspiratif
UIN Literacy Expo 2026 Perkuat Budaya Literasi Mahasiswa melalui Pameran Buku dan Diskusi Inspiratif

Aula Student Center, Berita Kemahasiswaan Online Forum Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) UIN Syarif Hidayatullah Jakarta menyelenggarakan UIN Literacy Expo 2026, pada Senin (22/6/2026) hingga Selasa (23/6/2026). Mengusung semangat penguatan budaya literasi di lingkungan kampus, kegiatan ini menghadirkan pameran buku, bedah buku, talk show kepenulisan, hingga penampilan seni dari berbagai Unit Kegiatan Mahasiswa.

Pada pelaksanaan hari kedua, rangkaian kegiatan diawali dengan penampilan musicalisasi puisi oleh POSTAR, dilanjutkan bedah buku Suara dari Dasar Laut: Merawat Integritas, Menolak Amnesia Sejarah Lewat Sastra bersama Rifa Nurafia. Pada sesi berikutnya, peserta mengikuti talk show bertajuk Merangkai Imajinasi Lewat Goresan Tinta: Perjalanan Lahirnya Sebuah Novel yang menghadirkan novelis Heri Hendrayana Harris atau Gol A Gong.

Selain menghadirkan diskusi bersama para pegiat literasi, UIN Literacy Expo 2026 juga melibatkan berbagai penerbit dan komunitas literasi dalam pameran buku. Salah satunya Forum Mahasiswa Ciputat (FORMACI) yang menghadirkan beragam koleksi bacaan mulai dari sastra, filsafat, hingga sains populer.

Perwakilan FORMACI, Muhammad Mutsaqqif, menilai minat mahasiswa terhadap buku-buku literasi masih cukup baik. Menurutnya, meskipun jumlah pengunjung yang datang ke stan tidak terlalu banyak dibandingkan jumlah mahasiswa secara keseluruhan, antusiasme untuk membeli buku tergolong tinggi.

"Rasionya kecil, tapi dari rasio yang kecil itu hampir 50 persen yang mampir itu beli buku," ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa buku bergenre sastra, filsafat, dan sains populer menjadi kategori yang paling banyak diminati pengunjung. Sementara itu, karya akademik yang bersifat lebih teoritis belum menjadi pilihan utama mahasiswa. Meski demikian, ia menilai kondisi tersebut bukan berarti minat baca mahasiswa mengalami penurunan.

"Saya kira stagnan aja. Kalau dibilang menurun, dari dulu emang kelompok intelektual itu kelompok kecil. Jadi kalau dibilang menurun saya kurang setuju, meningkat juga enggak," katanya.

Menurut Mutsaqqif, keikutsertaan FORMACI dalam kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya menyediakan ruang aman bagi mahasiswa untuk berdiskusi, bertukar gagasan, dan memperkuat tradisi intelektual di lingkungan kampus.

Sebagai peserta, mahasiswa dari UKM KMPLHK RANITA UIN Jakarta, Muhammad Iqbal Putra, mengapresiasi penyelenggaraan UIN Literacy Expo 2026. Ia menilai materi mengenai Emotional Intelligence menjadi salah satu sesi yang relevan dengan kehidupan mahasiswa, khususnya bagi mereka yang aktif berorganisasi.

"Adanya kegiatan Literacy Expo yang diselingi materi Emotional Intelligence itu bagus banget buat kita mahasiswa yang jadi pengurus UKM. Bagaimana cara kita mengontrol emosi agar emosi yang kita keluarkan tetap positif," ungkapnya.

Iqbal berharap penyelenggaraan UIN Literacy Expo pada tahun mendatang dapat menjangkau lebih banyak mahasiswa dengan memilih lokasi yang lebih terbuka serta menghadirkan pembahasan mengenai pemanfaatan teknologi digital dalam mendukung budaya literasi.

Melalui penyelenggaraan UIN Literacy Expo 2026, Forum UKM UIN Jakarta berupaya memperkuat ekosistem literasi di lingkungan kampus melalui kolaborasi antara komunitas, pegiat literasi, dan mahasiswa. Kegiatan ini diharapkan tidak hanya meningkatkan minat baca, tetapi juga mendorong lahirnya ruang diskusi yang produktif serta budaya berpikir kritis di kalangan civitas akademika.

Reporter: Alfassalam Muhammad | Editor: Rakhma Imamatul Ummah | Fotografer: Muhammad Zaky Al Fatih | Publisher: Naila Yustiara

Dokumentasi:

expo-day-2-1

expo-day-2-2

expo-day-2-3

expo-day-2-5

expo-day-2-7

expo-day-2-4