UKM KMF Kalacitra Angkat Realitas Sosial Lewat Pameran RESILIENCE
Gedung Kemahasiswaan, Berita Kemahasiswaan Online – Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Komunitas Mahasiswa Fotografi (KMF) Kalacitra menggelar Pameran Susur Foto bertajuk RESILIENCE pada 25–27 Februari 2026 di Aula Student Center UIN Jakarta.
Ketua KMF Kalacitra periode 2026, M. Ulul Azmi Muhbubiyya, menjelaskan bahwa pameran susur foto memang sudah menjadi bagian dari rangkaian pendidikan calon anggota sejak turun-temurun. Pameran kali ini menampilkan karya calon anggota KMF Kalacitra Angkatan XXII.
“Pameran susur foto diadakan sebagai bentuk dari selesainya masa pendidikan calon anggota KMF Kalacitra Angkatan 22. Pameran tersebut sudah menjadi bagian dari masa pendidikan sebelum mereka ditetapkan sebagai anggota sah Kalacitra,” ujarnya.
Tema RESILIENCE dipilih karena keseluruhan karya mengangkat sisi tak terlihat dari perjuangan para subjek dalam menghadapi realitas sosial. Minimnya empati dan pengetahuan terhadap perbedaan menjadi latar belakang pengangkatan tema tersebut.
“Keseluruhan foto menceritakan sisi tak terlihat dari setiap perjuangan para subjek dalam menghadapi realitas sosial yang ada. Karena itu kami memutuskan tema ‘RESILIENCE’ yang memiliki arti perjuangan tak terlihat,” jelasnya.
Sebanyak 93 karya foto ditampilkan dalam pameran ini, melibatkan 10 peserta pameran dari Angkatan XXII. Konsep kurasi dilakukan bersama seorang kurator yang merupakan alumni KMF Kalacitra. Proses kurasi dilaksanakan secara daring karena keterbatasan jarak, dengan enam hingga delapan kali pertemuan. Jika karya dinilai belum sesuai, pameris diminta melakukan pemotretan ulang hingga layak dipamerkan.
Berbeda dengan angkatan sebelumnya yang berfokus pada kepolosan anak-anak, Angkatan XXII menghadirkan sudut pandang dari berbagai usia. Salah satu karya berjudul “Menjadi Tua Bukan Berarti Berhenti Berkarya” menampilkan potret lansia sebagai bentuk bahwa usia bukan patokan untuk berkarya dan berjuang.
Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan, panitia juga menggelar seminar bertema “Narasi di Balik Lensa”. Seminar ini bertujuan agar audiens memahami bahwa setiap foto memiliki cerita yang mengandung realitas sosial dan bukan sekadar foto biasa.
Proses persiapan pameran berlangsung kurang lebih satu bulan, mulai dari penyiapan karya, desain dan logo pameran yang beberapa kali direvisi, hingga dekorasi yang dipersiapkan dalam waktu sekitar satu minggu.
Di akhir penyampaiannya, Azmi berharap pameran ini dapat meningkatkan kepedulian audiens terhadap lingkungan sekitar.
“Kami berharap para audiens bisa lebih peduli terhadap sekitar dan lebih menghargai perjuangan kecil orang-orang yang berbeda dengan kita. Kekurangan bukanlah halangan bagi mereka untuk bangkit dan meraih apa yang mereka inginkan,” ungkapnya.
Melalui Pameran RESILIENCE, KMF Kalacitra Angkatan XXII menyampaikan pesan tentang perjuangan yang sering kali tidak terlihat melalui media visual fotografi jurnalistik.
Reporter: Fazila Zahira | Fotografer: UKM Kalacitra | Editor: Laila Nurrahma | Publisher: Muhammad Naufal
Dokumentasi:







