Visi Innovation, Green, Humanity Jadi Arah Pengembangan Kampus Berkelanjutan
Visi Innovation, Green, Humanity Jadi Arah Pengembangan Kampus Berkelanjutan

Gedung Kemahasiswaan - Berita Kemahasiswaan Online Melansir dari uinjkt.ac.id, Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta memiliki motto “Innovation, Green and Humanity” yang diperkenalkan pada masa kepemimpinan Rektor Asep Saepudin Jahar pada 2024. Motto ini menjadi arah pengembangan kampus dalam membangun lingkungan akademik yang inovatif, peduli lingkungan, dan menjunjung tinggi nilai kemanusiaan.

Mahasiswa Program Studi (Prodi) Komunikasi Penyiaran Islam yang aktif di Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Federasi Olahraga Mahasiswa (FORSA), Muhammad Farhan Rahmawan, menilai motto tersebut memberikan dorongan bagi mahasiswa untuk lebih peduli terhadap lingkungan dan terus mengembangkan kreativitas. Menurutnya, nilai “Green” dan “Innovation” sudah terlihat melalui fasilitas kampus serta berbagai kegiatan mahasiswa yang terus berkembang.

“Green itu terlihat dari lingkungan kampus yang tertata dan adanya fasilitas pendukung seperti taman terbuka. Sementara Innovation terlihat dari kegiatan mahasiswa yang mendorong kreativitas dan pengembangan diri,” ujar Farhan, Sabtu (2/5).

Lebih lanjut, Farhan juga mengatakan mahasiswa memiliki peran penting dalam menjalankan nilai-nilai tersebut. Ia menilai organisasi mahasiswa dan komunitas kampus dapat menjadi wadah untuk membangun kerja sama, kreativitas, dan kepedulian sosial di lingkungan kampus.

“Mahasiswa itu bukan hanya objek dari motto kampus, tetapi juga punya peran untuk menghidupkan nilai-nilai tersebut. Mahasiswa bisa ikut menerapkannya lewat organisasi, kegiatan sosial, riset, maupun kolaborasi dengan mahasiswa lain,” ujarnya. 

Pandangan serupa disampaikan mahasiswa Program Studi Jurnalistik, Rizki Permata Sari. Ia menilai motto tersebut menjadi pengingat bagi seluruh civitas academica untuk terus berkembang bersama. Menurutnya, nilai-nilai tersebut dapat membangun lingkungan kampus yang lebih peduli, kreatif, dan terbuka terhadap perubahan positif.

“Motto ini bukan hanya slogan, tetapi harus dijalankan bersama oleh mahasiswa, dosen, dan seluruh elemen kampus. Kalau dijalankan bersama, nilai-nilai itu bisa menjadi budaya yang membentuk lingkungan kampus menjadi lebih baik,” ujarnya, Selasa (28/4).

Selain itu, Rizki juga melihat kampus memberikan ruang bagi mahasiswa untuk mengembangkan kemampuan melalui berbagai program dan kegiatan. Menurutnya, kegiatan akademik dan organisasi mahasiswa dapat menjadi sarana untuk meningkatkan kreativitas dan pengalaman mahasiswa.

“Kampus memberikan ruang bagi mahasiswa untuk berkembang dan menunjukkan kemampuan mereka melalui berbagai kegiatan. Hal itu membuat mahasiswa punya kesempatan untuk belajar lebih banyak dan mengembangkan kreativitas yang dimiliki,” katanya.

Lebih lanjut, Rizki juga menilai mahasiswa memiliki peran penting dalam menjaga lingkungan dan membangun budaya kampus yang lebih baik. Menurutnya, perubahan dapat dimulai dari hal sederhana dalam kehidupan sehari-hari, seperti menjaga kebersihan dan aktif dalam kegiatan sosial.

“Peran utama mahasiswa ada pada kesadaran untuk peduli, niat untuk berubah, dan praktik nyata dalam keseharian,” ujarnya. 

Reporter: Siti Julfa Fitriyah |Editor: Muhammad Naufal Waliyyuddin |Publisher: Muhammad Haikal Aby