Warek Bidang Kemahasiswaan UIN Jakarta Dorong Mahasiswa Manfaatkan Program Beasiswa LPDP
Warek Bidang Kemahasiswaan UIN Jakarta Dorong Mahasiswa Manfaatkan Program Beasiswa LPDP

Aula Diorama, Berita Kemahasiswaan Online - Wakil Rektor (Warek) Bidang Kemahasiswaan UIN Jakarta, Prof. Ali Munhanif, M.A., Ph.D., memberi dukungan terhadap Program Kader Ulama Masjid Istiqlal (PKU-MI) dalam kegiatan Sosialisasi Program Beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) yang berlangsung di Aula Diorama UIN Jakarta pada Senin, (2/2/2026). Program itu dinilai menjadi wadah untuk menyiapkan generasi Islam yang memiliki kekuatan akademik.

“PKU-MI memang didesain untuk menciptakan, menyiapkan kader ulama yang mempunyai literasi yang cukup secara akademik. Alhamdulillah, berkat LPDP, nanti akan ditawarkan program-program internasional,” ujarnya di hadapan peserta sosialisasi, Senin (2/2/2026).

Selain itu, ia mengatakan, program magister (S-2) dan doktor (S-3) PKU-MI menjadi peluang bagi mahasiswa tingkat akhir untuk melanjutkan langkah setelah menyelesaikan studi sarjana di bidang akademik. Menurutnya, kesempatan itu dapat mendorong generasi muda tetap melestarikan tradisi keulamaan di Indonesia.

“Pada dasarnya, ini merupakan kesempatan baik bagi kita semua, khususnya mahasiswa senior yang akan menyelesaikan studi di UIN Jakarta dan memiliki minat untuk terjun ke dunia akademik, sekaligus tetap menjaga tradisi keulamaan di tanah air,” tuturnya. 

Di samping itu, Prof. Ali juga menjelaskan, sosialisasi diselenggarakan  bertujuan memotivasi mahasiswa berprestasi secara akademik agar ikut terlibat dalam program itu. Ia menilai partisipasi mereka penting untuk mendukung kualitas peserta yang terpilih.

“Sebenarnya, melalui kegiatan sosialisasi ini, kami juga ingin mendorong saudara-saudara sekalian yang benar-benar memiliki prestasi akademik untuk ikut berpartisipasi,” ungkapnya.

Prof. Ali memaparkan, kegiatan sosialisasi perlu dipahami mahasiswa agar proses penjaringan peserta dapat menghasilkan calon yang benar-benar berkualitas. Ia juga menyampaikan pesan bahwa kader ulama sebaiknya lahir dari rekam jejak akademik yang kuat serta mampu memberikan kontribusi positif bagi perkembangan keilmuan.

“Sosialisasi ini sangat penting untuk diketahui bersama. Harapannya, mahasiswa yang nantinya menjadi bagian dari PKU-MI benar-benar terseleksi dengan baik,” katanya. 

Lebih lanjut, Prof. Ali memberikan apresiasi terkait program tersebut. Keikutsertaan dalam program itu menjadi langkah awal untuk mencetak ulama yang berkualitas. 

“Karena itu, jika diterima dalam program ini, bisa menjadi dasar pembentukan ulama terbaik,” pungkasnya.

 

Reporter: Dinda Maulida | Fotografer: Maulana Hafidz Arifin | Editor: Muhammad Naufal