Wisudawan Terbaik UIN Jakarta ke-140, Mafatihatul Maghfiroh Buktikan Perempuan Juga Bisa Bermimpi Besar
Wisudawan Terbaik UIN Jakarta ke-140, Mafatihatul Maghfiroh Buktikan Perempuan Juga Bisa Bermimpi Besar

Auditorium Harun Nasution, Berita Kemahasiswaan Online — UIN Jakarta menggelar Sidang Senat Terbuka ke-140 di Auditorium Harun Nasution, Sabtu (23/05/2026). Acara ini sekaligus menjadi momen istimewa bagi Mafatihatul Maghfiroh, salah satu wisudawan terbaik Program Studi Bahasa dan Sastra Arab, Fakultas Adab dan Humaniora, dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3,96 (cum laude). Ia mendapat kesempatan untuk menyampaikan pidato mewakili seluruh wisudawan.

Perempuan asal Madura ini mengawali pidatonya dengan menceritakan latar belakang keluarganya yang sederhana. Ayahnya seorang sopir, sedangkan ibunya membuka toko kecil di samping rumah.

Dalam pidatonya, Mafatihatul menyuarakan pengalamannya sebagai seorang perempuan yang kerap kali direndahkan. Banyak yang meragukan kemampuannya hanya karena jenis kelaminnya. Ada pula yang mempertanyakan mengapa seorang perempuan perlu sekolah tinggi-tinggi hingga ke luar daerah. Namun, ia tidak pernah ambil pusing dan justru menjadikannya sebagai bahan bakar untuk terus melangkah ke depan.

“Saya berdiri di sini bukan hanya untuk diri saya sendiri, tetapi untuk semua perempuan yang pernah diremehkan,” ujarnya di podium.

Ia menegaskan bahwa dirinya berbicara untuk semua perempuan yang pernah merasa ragu, takut, dan  diremehkan hanya karena mereka seorang perempuan.

Mafatihatul ingin membuktikan bahwa perempuan perantauan yang berasal dari keluarga sederhana, bisa berdiri di podium, menjadi wisudawan terbaik, berbicara di hadapan Rektor dan ribuan hadirin, serta dapat menginspirasi perempuan lain untuk berani bermimpi besar.

Reporter: Hafidz Wahyu Riyadi | Editor: Rakhma Imamatul Ummah | Fotografer: Qanita Fayza Az-Zahra | Publisher: Dini Azzahra